JAKARTA – Temporatur.com (12/01/2026) – Ketua Umum Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI), Muhammad Natsir Sahib, menyayangkan pernyataan Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, yang dinilai cenderung spekulatif dan tidak berbasis data terkait tudingan terhadap Bapak Luhut Binsar Pandjaitan (LBP). FOKSI meminta para pejabat publik untuk menjaga lisan dan tidak “asal bunyi” (asbun) tanpa melihat rekam jejak dan fakta yang sebenarnya. SelanjutnyaTransparansi Dana Desa Teladas Kecamatan Rawas Ulu Dipertanyakan, Sejumlah Item Anggaran 2024-2025 Terindikasi Janggal“Kami dari kalangan santri sangat menghargai etika dalam berbicara, apalagi bagi seorang pejabat dan akademisi. Menuding tanpa dasar yang kuat kepada seseorang yang telah mewakafkan sisa hidupnya untuk mengabdi pada negara adalah tindakan yang tidak bijak,” tegas Natsir Sahib dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1). Natsir Sahib menekankan bahwa tuduhan mengenai keterlibatan Pak Luhut dalam PT Toba Pulp Lestari (TPL) adalah lagu lama yang terus digoreng tanpa bukti hukum. Padahal, Pak Luhut secara konsisten telah menunjukkan […]
Tag: M. Natsir Sahib: Stop Asal Bunyi
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.










