Prabowo menilai tidak masuk akal jika seorang komisaris hanya rapat sekali dalam sebulan namun menerima tantiem hingga Rp40 miliar per tahun. “Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiannya 40 miliar setahun,” ujarnya.
Prabowo menilai tidak masuk akal jika seorang komisaris hanya rapat sekali dalam sebulan namun menerima tantiem hingga Rp40 miliar per tahun. “Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiannya 40 miliar setahun,” ujarnya.









