JAKARTA, TEMPORATUR.COM Pernyataan Menko Pangan Zulkifli Hasan yang memberi ultimatum dua pekan untuk mempercepat proyek PSEL di Makassar dan klaim Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat bahwa fasilitas pembakaran sampah akan “seindah mall” menunjukkan bagaimana pemerintah terus memaksakan teknologi pembakaran sampah sebagai solusi tunggal pengelolaan sampah nasional. Dalam keterangan rilisnya WALHI menilai narasi tersebut menyesatkan publik dan menutupi fakta bahwa PSEL merupakan teknologi mahal, berisiko tinggi, mencemari lingkungan, serta berulang kali menunjukkan kegagalan operasional dan beban keuangan negara. WALHI secara tegas telah berungkali menyampaikan bahwa krisis sampah tidak dapat diselesaikan dengan teknologi hilir. Pengunaan PSEL justru menciptakan masalah baru berupa emisi berbahaya, abu beracun, ketergantungan terhadap pasokan sampah dalam jumlah besar, serta membebani anggaran publik dalam jangka panjang. Karena itu, WALHI secara tegas menolak percepatan proyek-proyek PSEL di Indonesia, termasuk di Makassar, Surabaya, Solo, Jakarta, Medan dan kota-kota lain yang sedang atau akan didorong mengadopsi teknologi serupa. Wahyu Eka Styawan, […]
Tag: Kementerian LH
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.












