Dengan jumlah angkatan kerja yang besar, memiliki tantangan besar dalam melindungi hak-hak buruh. Meskipun Undang-Undang Ketenagakerjaan telah mengatur berbagai hak dan kewajiban, realitanya masih banyak buruh yang rentan terhadap eksploitasi dan perlakuan tidak adil. Salah satu solusi krusial untuk mengatasi permasalahan ini adalah mendorong dan mewajibkan buruh untuk bergabung dalam serikat pekerja yang formal dan terdaftar.
Keanggotaan dalam serikat pekerja formal memberikan payung hukum yang kuat bagi buruh. Serikat pekerja yang terdaftar memiliki legal standing untuk bernegosiasi dengan pengusaha, mengajukan tuntutan, dan bahkan melakukan aksi industrial jika diperlukan. Hal ini sangat penting karena seringkali, buruh individual sulit untuk memperjuangkan haknya sendiri menghadapi pengusaha yang memiliki sumber daya dan kekuatan yang lebih besar. Serikat pekerja bertindak sebagai perisai, melindungi buruh dari tindakan sewenang-wenang dan memastikan kesepakatan kerja yang adil.









