Temporatur.com Mengapa kebanyakan manusia lebih memilih dunia dan rela mengorbankan akhirat yang kekal abadi…? Mengapa mereka begitu bersemangat mencari dunia, dengan upaya yang keras, padahal tidak akan dapat menikmatinya setelah mati…? Mengapa masih banyak orang yang gigih mencari kesenangan dunia, seolah-olah tidak merasa lelah, padahal tubuhnya lemah, pikirannya tumpul, dan keinginannya menjadi lemah, terutama ketika itu berkaitan dengan urusan akhirat…? Mengapa orang yang senang memburu dunia tidak akan menyesal saat kebaikan agama telah dilewatinya, tetapi ia akan menyesal dengan sangat mendalam jika sebuah peluang untuk mendapatkan dunia terlewatkan darinya…? Muhammad bin Suqoh rahimahullah berkata: “Ada dua hal yang, bila dirasakan seseorang, itu sudah cukup menjadi siksa baginya.”Pertama, Seseorang mendapatkan tambahan rezeki di dunia, maka ia akan sangat gembira. Allah belum pernah melihatnya bergembira seperti itu karena bertambahnya agamanya.Kedua Seseorang merasakan kekurangan di dunia, maka ia akan merasa sangat sedih. Allah belum pernah melihatnya sedih seperti itu karena berkurangnya agamanya.Hilyatul […]
Temporatur.com Mengapa kebanyakan manusia lebih memilih dunia dan rela mengorbankan akhirat yang kekal abadi…? Mengapa mereka begitu bersemangat mencari dunia, dengan upaya yang keras, padahal tidak akan dapat menikmatinya setelah mati…? Mengapa masih banyak orang yang gigih mencari kesenangan dunia, seolah-olah tidak merasa lelah, padahal tubuhnya lemah, pikirannya tumpul, dan keinginannya menjadi lemah, terutama ketika itu berkaitan dengan urusan akhirat…? Mengapa orang yang senang memburu dunia tidak akan menyesal saat kebaikan agama telah dilewatinya, tetapi ia akan menyesal dengan sangat mendalam jika sebuah peluang untuk mendapatkan dunia terlewatkan darinya…? Muhammad bin Suqoh rahimahullah berkata: “Ada dua hal yang, bila dirasakan seseorang, itu sudah cukup menjadi siksa baginya.”Pertama, Seseorang mendapatkan tambahan rezeki di dunia, maka ia akan sangat gembira. Allah belum pernah melihatnya bergembira seperti itu karena bertambahnya agamanya.Kedua Seseorang merasakan kekurangan di dunia, maka ia akan merasa sangat sedih. Allah belum pernah melihatnya sedih seperti itu karena berkurangnya agamanya.Hilyatul […]










