Dadang Supriatna Laksanakan Pelepasan Jalan Sehat Bersama Alumni SMAN 1 Majalaya
Sejarah, – Temporatur.com || Musuh terberat dari idealisme bukanlah tiran yang kejam, melainkan godaan kenyamanan. Sejarah Indonesia mencatat satu nama yang membuktikan betapa rapuhnya integritas manusia ketika disodorkan kekuasaan: Soe Hok Gie. Ia adalah potret seorang intelektual yang kawan-kawannya dulu berdarah-darah meneriakkan keadilan di jalanan, namun mendadak buta dan tuli ketika sudah duduk di kursi empuk berfasilitas negara. Di tengah parade kemunafikan itu, Gie secara sadar memilih jalan yang paling menakutkan bagi kebanyakan orang: Jalan Sunyi. Ini adalah kisah tentang harga mahal sebuah prinsip, yang dibayar tuntas dengan nyawa di pelukan Mahameru. Bibit Pemberontak dari Bangku Sekolah SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNLahir pada 17 Desember 1942 di Jakarta, Gie bukanlah anak muda biasa. Tumbuh di keluarga keturunan Tionghoa yang dekat dengan literasi, masa kecil Gie dihabiskan dengan melahap pemikiran Karl Marx, Mahatma Gandhi, hingga Pramoedya Ananta Toer. Dari sanalah, pemahaman tentang hak […]
Berita Terbaru
Kategori: Olahraga
Kadisbudpora Hadiri Final Piala Soeratin Tingkat Kab. Bekasi U-15 dan U-13
Cikarang Timur – Jawa Barat Temporatu.com Assosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kabupaten Bekasi menggelar final Piala Soeratin tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2023 untuk U-15 dan U-13, di Stadion Wibawamukti, Senin (4/9/2023). Pertandingan Final U-15 antara Bintang Kor vs Persebta menjadi laga penutup Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15. Bintang KOR berhasil menjuarai Soeratin U-15 melalui drama adu pinalti, dengan skor akhir 4-3. Pada jalannya pertandingan Final U-15, Tim Bintang KOR berhasil mencuri perhatian pada menit pertama, melalui eksekusi dari titik penalty oleh Supriatna. Pada menit 12 tim Persebta berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui sundulan Cristian Giery Alvaro dari operan sayap kiri. Di awal Babak kedua, jual beli serangan terjadi antara kedua tim. Meski saling menyerang, tim Persebta akhirnya berhasil membobol pertahanan Bintang Kor. Pola permainan Bintang Kor, yang didominasi oleh serangan kanan selalu berhasil dipatahkan. Alhasil, pada menit ke 35 buah serangan balik Persebta berhasil […]
Pangkostrad Datang, Frets Butuan Cetak Brace Antar PSAD Taklukan PSAL
Jakarta. Persatuan Sepakbola Angkatan Darat kembali meraih hasil positif pada pertandingan kedua Piala Panglima TNI Tahun 2023 cabang Sepakbola menghadapi Tim Sepakbola TNI AL (PSAL) di Lap. Trisila, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (8/8).
Bermain sama kuat di babak pertama, PSAD kemudian menaikan tensi serangan saat babak kedua. Hasilnya, Praka Frets Butuan berhasil mencetak dua gol ke gawang PSAL, masing-masing di menit ’50 dan ’71. Sertu Ahmad Nufiandani memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui golnya di menit ’89.
Menurut Pelatih PSAD Deris Herdiyansyah mengatakan bahwa kemenangan tersebut diraih karena tim asuhannya tersebut bermain sesuai arahan dan taktik yang diterapkan oleh pelatih sesuai hasil evaluasi pertandingan sebelumnya.
“Kami bermain cukup baik, Puji Tuhan kami cetak tiga gol di babak kedua, itu hasil keras tim. Saya bersyukur bisa cetak dua gol, tapi yang paling penting tim raih hasil positif dan bisa menang,” tutur Frets Butuan yang saat ini berdinas di Yonif Para Raider 330 Kostrad.
Frets juga berterima kasih karena Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. selaku Ketua Cabang Olahraga Sepakbola TNI AD turun langsung memberikan dukungan langsung kepada PSAD saat bertanding tadi, bahkan turut meneriakan yel-yel penyemangat bersama Prajurit TNI AD lainnya.
Berkat kemenangan ini, PSAD memimpin perolehan poin hasil dari dua kemenangan dan laga berikutnya PSAD akan berhadapan dengan Tim Sepakbola TNI AU (PSAU), Jumat (11/8) mendatang yang akan digelar di Lap. Perkasa, Mabes TNI, Cilangkap























