Nasional

Wujudkan Kebijakan Tepat, Menperin Ajak Industri Sampaikan Data Akurat

Kemenperin Soroti Implementasi HGBT Tidak Optimal Akibat Adanya Kebijakan AGIT JAKARTA, Temporatur.com || Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk memperkuat ekosistem data industri nasional sebagai fondasi dalam perumusan kebijakan yang tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika perekonomian. Sejalan dengan hal tersebut, Kemenperin mengajak seluruh perusahaan industri, perusahaan kawasan industri, asosiasi industri, dan asosiasi kawasan industri untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan StandardisasiMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa data yang akurat, lengkap, dan mutakhir merupakan aset strategis dalam upaya mendukung percepatan industrialisasi nasional serta peningkatan daya saing industri Indonesia. “Data industri yang berkualitas menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembinaan industri. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan langkah yang tepat sasaran, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta merespons berbagai dinamika ekonomi dan industri secara lebih efektif,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa […]

Nasional

Indonesia Resmi Menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, Perkuat Kemitraan Industri Strategis dengan Rusia dan Kawasan Eurasia

JAKARTA, Temporatur || Indonesia resmi ditetapkan sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri internasional terbesar di kawasan Eurasia yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Didukung oleh 50 delegasi industri nasional, keikutsertaan ini menjadi langkah konkret Indonesia untuk memperkuat kemitraan industri antara Indonesia dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia, sekaligus membuka peluang investasi, kerja sama manufaktur, dan perluasan pasar ekspor produk industri nasional. “Hubungan Indonesia dan Rusia di bidang industri memiliki fondasi yang kuat. Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan fondasi itu berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan berkelanjutan. INNOPROM 2026 menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan pelaku industri kedua negara secara langsung, meningkatkan investasi, serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan di Jakarta, Senin (22/06/26). SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan StandardisasiSebagai Official Partner Country, Indonesia akan menghadirkan paviliun nasional seluas lebih dari […]

Nasional

Kementerian LH Dorong Kolaborasi Berbagi Air untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Riau

PELALAWAN, Temporatur.com || Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bergerak cepat memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui tata kelola air yang inklusif. Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung sistem berbagi air dan pemantauan emisi berbasis sains di area operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen KLH/BPLH menjaga hidrologi gambut nasional sekaligus menekan emisi gas rumah kaca (GRK). Menteri Jumhur menegaskan bahwa kunci utama pencegahan karhutla jangka panjang adalah integrasi pengelolaan air yang adil dan tidak hanya berfokus pada area konsesi korporasi, tetapi juga menyentuh lahan milik masyarakat di sekitarnya. “Kita melihat mitigasi bencana kebakaran lahan, kolaborasi antara korporasi dengan masyarakat. Dan hari ini kita melihat juga bagaimana yang pertama tadi, yaitu water sharing dengan masyarakat, supaya memastikan gambut-gambut atau lahan gambut ini terairi tidak hanya pada kawasan konsesi, tetapi juga pada kawasan masyarakat. Itu […]

Nasional

Tangkap Peluang Pasar, Kemenperin Bimbing IKM Kreatif Pahami Perilaku Konsumen

JAKARTA, Temporatur.com ||Industri kreatif nasional memiliki peluang besar untuk terus tumbuh seiring meningkatnya jumlah konsumen dari kalangan generasi muda yang semakin dinamis dalam menentukan pilihan produk. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Perindustrian melalui Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) terus memperkuat kapasitas pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di sektor tersebut agar mampu memahami kebutuhan pasar serta menyusun strategi bisnis yang tepat. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pelaku industri kreatif, khususnya sektor fesyen dan kriya, perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai perilaku konsumen agar dapat menghasilkan produk yang relevan dan berdaya saing tinggi. SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan Standardisasi “Pelaku industri kreatif perlu memiliki pondasi pengetahuan dan riset pasar yang kuat untuk dapat memenangkan persaingan bisnis pada masa mendatang. Oleh sebab itu, Kemenperin melalui BPIFK secara rutin menyelenggarakan workshop Creative Talk sebagai upaya penguatan ekosistem industri kreatif dan peningkatan daya saing pelaku usaha,” kata Menperin dalam […]

Nasional

Kementerian LH : Indonesia, Malaysia, dan Thailand Bersatu Atasi Polusi Regional Lewat Proyek Nyata

MEDAN, Temporatur.com || Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memimpin langkah strategis untuk memperkuat ketahanan iklim di kawasan regional. Komitmen ini ditegaskan dalam pembukaan Pertemuan ke-6 Kelompok Kerja Lingkungan Hidup (Working Group on Environment) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis, 18 Juni 2026. Forum ini menjadi momentum penting bagi ketiga negara untuk berkolaborasi menghadapi tantangan lingkungan lintas batas, mulai dari pengelolaan sampah hingga adopsi teknologi hijau. SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan StandardisasiSekretaris KLH/Sekretaris Utama BPLH, Rosa Vivien Ratnawati, selaku tuan rumah menegaskan bahwa krisis iklim saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu negara saja.”IMT-GT telah menjadi platform penting untuk memperkuat kerja sama regional, tidak hanya dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan iklim. Tantangan lingkungan kini melampaui batas negara, sehingga dibutuhkan koordinasi dan aksi kolektif yang lebih kuat,” ujar Rosa Vivien saat menyambut para delegasi. SelanjutnyaBangun Karakter Ekologis dan Ketahanan Pangan, […]

Nasional

Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Jumhur Perkuat Sekat Kanal dan Budaya Ekologis di Pelalawan

PELALAWAN, Temporatur.com || Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) hari ini bergerak cepat memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghadapi musim kemarau di Provinsi Riau. Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat memimpin langsung penguatan kolaborasi lintas sektor di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Sungai Kampar–Sungai Gaung, Kabupaten Pelalawan. Langkah strategis ini mengintegrasikan tata kelola air melalui pembangunan sekat kanal, pemulihan kawasan penyangga (buffer zone), dan pembentukan budaya ekologis masyarakat sebagai solusi jangka panjang perlindungan gambut nasional. SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan StandardisasiKabupaten Pelalawan menjadi wilayah prioritas pengendalian karhutla nasional karena memiliki bentang lahan gambut yang sangat luas di dalam KHG Sungai Kampar–Sungai Gaung. Di Pulau Mendol dan Desa Pulau Muda, Menteri Jumhur menggalang kolaborasi bersama BNPB, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Daerah, Kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat untuk memastikan ekosistem gambut tetap basah. Upaya pembasahan ini mendesak karena dari 13,36 juta hektare lahan gambut di Indonesia, sekitar 3,31 juta […]

Nasional

Kementrian LH Siapkan Peta Jalan Kearifan Lokal sebagai Pilar Konservasi Keanekaragaman Hayati

JAKARTA, Temporatur.com || Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Working Group Indigenous and Community Conserved Areas (ICCAs) Indonesia (WGII) memulai penyusunan Peta Jalan Perlindungan dan Pemajuan Kearifan Lokal dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati sebagai upaya memperkuat pengakuan dan perlindungan pengetahuan tradisional serta praktik kearifan lokal masyarakat adat dan komunitas lokal. Penyusunan peta jalan ini merupakan bagian dari implementasi Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045, khususnya Target 17, serta Program Kerja Pasal 8(j) Convention on Biological Diversity (CBD). SelanjutnyaTingkatkan Daya Saing Industri Kemasan, Kemenperin Optimalkan StandardisasiDeputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara mega-biodiversitas menghadapi berbagai tekanan terhadap keanekaragaman hayati sehingga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat adat dan komunitas lokal yang selama ini menjadi penjaga ekosistem diberbagai wilayah. “Keanekaragaman hayati merupakan modal alam yang sangat penting bagi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, masyarakat adat dan komunitas lokal perlu mendapatkan dukungan, […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.