Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Dugaan “Curi Start” Proyek Jalan Cilampayan–Cipayung, Transparansi DSDABMBK Dipertanyakan

Dugaan “Curi Start” Proyek Jalan Cilampayan–Cipayung, Transparansi DSDABMBK Dipertanyakan

  • account_circle De
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dugaan “Curi Start” Proyek Jalan Cilampayan–Cipayung, Transparansi DSDABMBK Dipertanyakan

BEKASI — TEMPORATUR.COM

Pekerjaan peningkatan Jalan Cilampayan–Cipayung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan setelah papan informasi proyek tidak terlihat saat pemantauan di lokasi. Aktivitas pembongkaran beton lama menggunakan alat berat jenis ekskavator juga memunculkan pertanyaan mengenai jadwal pelaksanaan, keterbukaan informasi, serta keberadaan pengawas dan konsultan di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, badan jalan tampak dibongkar untuk mengangkat beton lama sebelum dilakukan pengecoran beton baru. Material hasil pembongkaran terlihat menumpuk di sepanjang sisi jalan.

Namun, saat pemantauan berlangsung, papan informasi proyek tidak terlihat terpasang. Pengawas maupun konsultan pekerjaan juga tidak tampak berada di lokasi pada saat itu.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan administrasi dan pengawasan teknis pekerjaan. Dugaan pekerjaan dimulai sebelum jadwal resmi atau yang disebut sebagai “curi start” pun perlu diklarifikasi oleh instansi terkait.

Meski demikian, kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Kepastian mengenai jadwal mulai pekerjaan, pemenuhan kewajiban pemasangan papan informasi, serta pelaksanaan pengawasan harus didasarkan pada dokumen kontrak dan keterangan resmi pihak berwenang.

Papan Informasi Proyek Jadi Sorotan

Papan informasi proyek merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk mengetahui identitas kegiatan pembangunan. Informasi yang perlu diketahui publik antara lain nama paket pekerjaan, sumber dan nilai anggaran, kontraktor pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan.

Tidak terlihatnya papan proyek di lokasi membuat masyarakat belum dapat mengetahui secara langsung informasi dasar mengenai kegiatan peningkatan jalan tersebut.

Keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan anggaran publik dan pelaksanaan pembangunan di lingkungannya.

Selain itu, keberadaan pengawas dan konsultan juga menjadi perhatian. Dalam pekerjaan konstruksi, pengawasan teknis diperlukan untuk memastikan pelaksanaan sesuai spesifikasi, mutu material, metode kerja, serta ketentuan yang tercantum dalam kontrak.

Karena itu, perlu ada penjelasan mengenai mekanisme pengawasan pekerjaan Jalan Cilampayan–Cipayung, termasuk pihak yang bertanggung jawab mengawasi pembongkaran beton lama hingga pengecoran beton baru.

DSDABMBK Kabupaten Bekasi Diminta Buka Suara

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi diminta memberikan klarifikasi terbuka agar tidak berkembang spekulasi di tengah masyarakat.

Sejumlah hal yang perlu dijelaskan meliputi identitas kontraktor pelaksana, nilai kontrak, sumber anggaran, jadwal resmi pelaksanaan, nama konsultan pengawas, serta alasan papan informasi proyek tidak terlihat ketika pekerjaan berlangsung.

Dinas terkait juga perlu memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, jadwal kontrak, dan ketentuan yang berlaku.

Klarifikasi tersebut penting untuk memastikan apakah kondisi di lapangan hanya berkaitan dengan persoalan penyampaian informasi atau terdapat aspek pelaksanaan yang perlu dievaluasi lebih lanjut.

Hingga berita ini disusun, identitas paket pekerjaan, nilai kontrak, nama kontraktor pelaksana, serta keterangan resmi DSDABMBK Kabupaten Bekasi masih belum diperoleh.

Media akan meminta konfirmasi kepada DSDABMBK Kabupaten Bekasi, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas guna memperoleh penjelasan berimbang mengenai pelaksanaan proyek tersebut.

Transparansi dan pengawasan yang memadai menjadi bagian penting agar pembangunan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan, menghasilkan kualitas yang baik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

(DG)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less