Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » KDM Targetkan Jalan di Kabupaten Bekasi ‘Kinclong’ Tahun Depan dengan Anggaran Rp1 Triliun

KDM Targetkan Jalan di Kabupaten Bekasi ‘Kinclong’ Tahun Depan dengan Anggaran Rp1 Triliun

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KDM Targetkan Jalan di Kabupaten Bekasi ‘Kinclong’ Tahun Depan dengan Anggaran Rp1 Triliun

BEKASI — Temporatur.com

Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Bekasi dialokasikan menyentuh angka hampir Rp1 triliun untuk tahun anggaran mendatang. Proyek besar ini ditargetkan mampu mengubah wajah penataan kota dan mobilitas warga secara signifikan.

Rencana strategis tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat melakukan kunjungan ke Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Dalam kunjungan tersebut, KDM didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.”Dengan anggaran pembangunan jalan plus PJU (Penerangan Jalan Umum), plus Dishub (Dinas Perhubungan) segala macam, hampir Rp1 triliun.

Tahun depan jalan di Bekasi harus kinclong,” ujar KDM di hadapan warga yang mengerumuninya.

Selain mengumumkan kucuran dana segar, KDM juga memberikan teguran keras terkait maraknya pemanfaatan fasilitas umum yang tidak sesuai fungsi. Ia menyoroti keberadaan lapak-lapak yang memakan badan jalan dan trotoar hingga memicu kekumuhan kota.Warga dan pelaku usaha mikro diimbau untuk mulai berbenah secara mandiri sebelum pemerintah daerah mengambil tindakan tegas lewat operasi penertiban.

“Tapi ingat, yang di Bekasi mengambil badan jalan, di trotoar, bikin kumuh, persiapan dari sekarang. Sebelum ditertibkan, belajar menertibkan sendiri,” tegasnya.

KDM mengingatkan masyarakat yang mencari nafkah di Kabupaten Bekasi untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.Ia meminta warga tidak bersikap acuh tak acuh terhadap kelestarian fasilitas publik yang telah dibangun menggunakan uang negara.

“Yang di Bekasi cari makan, dapat uang di Bekasi, harus rawat Bekasinya dan dijaga. Bukan hanya diberakin, dikencingin, terus ditinggalin, betul nggak?” pungkas KDM yang langsung disambut seruan setuju dari warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah mematangkan pembangunan total pasar baru Cikarang yang bertahun-tahun terlihat kumuh.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Tampang Wajah Pria Yang Ancam dan Sering Ganggu Istri Wartawan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta, Temperatur.com- Seorang pria yang berdomisili di Leuwiliang Bogor yang sering mengganggu istri sah Tile seorang jurnalis dari Forum Wartawan Polri.

    Dikatakan Tile Wartawan tergabung Forum Wartawan Polri mengatakan, “ini cowok terlalu lebay dan Bencong, kalau dia lelaki seharusnya temui saya secara jentel.” Ujarnya kepada teman-teman wartawan saat di warung kopi, Selasa (19/02/25).

    Lebih lanjut Tile menjelaskan, “sudah keseringan itu cowok ganggu rumah tangga saya, atas perbuatan dia mengancam istri saya, saya akan buat laporan ke Aparat Penegak Hukum.” Ujarnya.

    Berikut percakapan melalui pesan WhatsApp ke teman istri Tile Wartawan tergabung di Forum Wartawan Polri :

    “Bilangin ade luh mau main- main sama gua liat ajah hidup nya gak bakal tenang”

    “Di ajak bener² dari awal malah kya gitu ke gua nipu”

    “Sampein semua nya ke dia hidup nya gua bakal gak bikin tenang”

    “Gua Ivan, Gua bukan hasut sumpah demi Allah nya gua gak hasut tapi dia sendiri yg bilang udah bener2 gak bahagia ngejalanin rumah tangga sama Luh”

    “Nih dia tadi cerita gitu ajah gua langsung blok nomor sama semua akun dia”

    “Baru banget tadi siang dia chat gua di tiktok tapi semua udah gua hapus gua bilang gua gak mau ikut campur lagi.”

    “Sumpah demi Allah nya gua cuma ngerasa gak tega ajah dia mohon2 bilang tolong gua, gua hanya mau menyendiri nenangin pikiran dia”

  • Trading Bitcoin Murah: Panduan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Trading Bitcoin Murah: Panduan Lengkap untuk Pemula

  • Memperkuat Kerja Sama Maritim: Kunjungan INS Mysore ke Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Memperkuat Kerja Sama Maritim: Kunjungan INS Mysore ke Indonesia

  • Hadir Dengan Tokoh Agama, Menteri Nusron Ajak PWNU dan PCNU Se-Aceh Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, TEMPORATUR.COM Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Aceh mempercepat sertipikasi tanah wakaf. Ajakan tersebut ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan perwakilan PWNU dan PCNU se-Aceh, di Banda Aceh pada Jumat (24/07/26). “Saya mohon kalau berkenan, Bapak/Ibu […]

  • 2 Oknum Polisi Peras Kepala Sekolah 4,7 Miliar, Aktivis 98: Usut Aliran Dananya Mengalir Kemana?

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta, – Temporatur.com || Mabes Polri melaui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ( Kortastipidkor ) menetapkan dua oknum anggota Polda Sumatera Utara berinisial Brigadir B dan Kompol RS sebagai tersangka pelaku pemerasan 12 orang kepala sekolah dengan total mencapai Rp 4,7 miliar. Diketahui selain menjadi tersangka, keduanya juga telah dipecat Dengan Tidak Hormat (PTDH) dari […]

  • 500 Hektar Tambak Bandeng dan Udang di Muaragembong Raib Diterjang Banjir Rob

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    500 Hektar Tambak Bandeng dan Udang di Muaragembong Raib Diterjang Banjir Rob

expand_less