Lelah Menghirup Bau Busuk dari Kandang Ayam, Warga Cikarang Girang Demo ‘Kantor Desa Jaya Mulya
Kesabaran warga Kampung Cikarang Girang akhirnya habis. Puluhan warga melancarkan aksi demonstrasi dengan mendatangi Kantor Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (2/5/2026).
Kedatangan mereka bertujuan menuntut penutupan permanen kandang ayam yang berada tepat di tengah pemukiman penduduk.
Selama ini, warga mengaku dipaksa “berdampingan” dengan bau menyengat yang menusuk hidung setiap harinya. Polusi udara dari aktivitas peternakan tersebut dinilai sudah melewati batas toleransi dan mengancam kesehatan lingkungan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
“Kami sudah terlalu lama disuguhi bau busuk. Ini pemukiman, bukan zona peternakan! Puncaknya hari ini, kami minta ketegasan pemerintah desa,” ujar salah satu warga di lokasi aksi pada media, Sabtu, 2/5.
Warga mendesak Kepala Desa Jaya Mulya untuk tidak menutup mata dan segera mencabut izin atau menghentikan operasional kandang ayam yang meresahkan tersebut. Mereka menilai keberadaan kandang di tengah pemukiman adalah bentuk pengabaian terhadap hak warga untuk mendapatkan udara bersih.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Agus Gunawan selaku Kepala Desa Jaya Mulya terkesan bungkam. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, yang bersangkutan belum memberikan respons sedikit pun terkait tuntutan warganya.
Sikap diam sang kepala desa ini pun menuai tanya: apakah pemerintah desa lebih berpihak pada kepentingan pengusaha daripada kesehatan rakyatnya sendiri?
Warga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.
(SS/Red)















