Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah

Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah
Keterangan foto : Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah, Ahad, 26/4/2026

Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah

BEKASI – Temporatur.com

Suasana khidmat menyelimuti ruang utama Masjid Jami Al Mujahidin, Babakan, Cibarusah Kota, Bekasi pada Ahad malam (26/4/2026).

Di bawah saksi dinding masjid bersejarah jejak Laskar Hizbullah, sebuah proses regenerasi kepemimpinan berlangsung melalui mekanisme musyawarah yang penuh kekeluargaan.

Panitia Pemilihan Ketua DKM Al Mujahidin periode 2026-2031 secara resmi menetapkan Dr. Munawar Fuad Noeh sebagai Ketua DKM terpilih.

Proses pemilihan ini menggunakan sistem permusyawaratan/perwakilan yang melibatkan 17 pemilik hak suara, terdiri dari 5 orang Panitia Pemilihan (Aep S. Majid, Teguh Darmawan, Tatang Mulyana, Dudun AR, dan Deni Alamsyah) serta 12 tokoh masyarakat yang tergabung dalam Dewan Syuro.

Bacaan Lainnya

Arus Aspirasi dan Desakan Warga

Kemenangan Munawar Fuad bukanlah hasil dari ambisi pribadi. Panitia mencatat fenomena unik selama masa pendaftaran hingga penutupan pada Jumat (24/4).
Munawar Fuad sama sekali tidak mendaftarkan diri atau mengambil formulir.

Keterangan foto : Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah, Ahad, 26/4/2026
Keterangan foto : Panggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah, Ahad, 26/4/2026

Namun, arus aspirasi warga tak terbendung. Lebih dari 50 tokoh, jamaah, dan warga dari berbagai wilayah mendatangi kediamannya, membawa lembaran kertas berisi tanda tangan dan dukungan KTP.

Mereka “memaksa” tokoh yang juga pengurus pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan PBNU tersebut untuk kembali turun tangan memimpin masjid kebanggaan warga Cibarusah.

Sempat mengusulkan nama-nama lain seperti Eep S. Fatah hingga Yuyus Juarsa guna mendorong regenerasi, Munawar Fuad akhirnya luluh setelah melakukan proses spiritual
yang mendalam.

“Setelah memohon izin dan ridho Allah, melalui tirakat dan istikharah, serta mendengar nasihat para sepuh, saya menyatakan Bismillah. Saya sedia menjadi pelayan Rumah Allah,” ungkapnya saat menyatakan kesediaan di hari Jumat pagi, 24/4.

Visi “Masjid Madani”

Dalam pemaparan visi-misinya yang bertajuk “Lamasjidun Ussisa ‘Alattaqwa”, Munawar Fuad mengusung misi besar mewujudkan Masjid dan Masyarakat Madani yang Makmur, Berdaya, dan Harmoni.

Ia merumuskan tujuh pilar perjuangan (Misi), mulai dari meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam aspek ilmiah, hingga membangkitkan peradaban Islam (Hadhoroh Islamiyah) dari akar rumput Cibarusah.

Bukan Mencari Penghidupan, Tapi Menghidupkan

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Cibarusah (Polsek dan Koramil), aparat desa, serta tokoh masyarakat ini diakhiri dengan sambutan haru dari sang ketua terpilih.

“Innaa lillahi wa Innaa ilaihi roojiun,” ucap Munawar Fuad mengawali sambutannya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukanlah beban kekuasaan, melainkan amanah pelayanan.

“Menjadi Takmir Masjid adalah menjadi pelayan Rumah Tuhan. Bukan mencari kemakmuran bagi pribadi atau kelompok, bukan mencari penghidupan di masjid, tetapi menghidupkan
Rumah Allah untuk memuliakan dan meninggikan-Nya,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, Masjid Jami Al Mujahidin diharapkan terus lestari sebagai situs sejarah perjuangan sekaligus pusat pemberdayaan umat yang modern dan inklusif bagi generasi mujahid masa depan.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *