Pengelola Pasar Cikarang Bantah Isu Pungli: Itu Peneguran Rebutan Lapak, Bukan Pinta Uang
CIKARANG, KABUPATEN BEKASI — Temporatur. com
Pihak pengelola pedagang Pasar Cikarang memberikan klarifikasi tegas terkait video viral di media sosial yang menarasikan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli).
Pengelola menyatakan bahwa narasi dalam video tersebut merupakan disinformasi.
Duduk Perkara Kejadian
Faktanya, peristiwa dalam video tersebut adalah proses peneguran terhadap seorang pedagang angkringan baru. Langkah ini diambil setelah adanya laporan dari pedagang sayur lama yang merasa lahan lapaknya diklaim sepihak oleh oknum yang mengatasnamakan forum pasar yang sudah tidak aktif.
Kronologi di Lapangan
Petugas pengelola dari unsur BUMDes
mendatangi pedagang angkringan tersebut hanya untuk memverifikasi legalitas kepemilikan lapak. Saat ditanya, pedagang angkringan menyebutkan nama “A” dari forum sebagai pihak yang memberikan izin.
“Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, petugas langsung meninggalkan lokasi.
Tidak ada uang yang diminta, apalagi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun,” ujar perwakilan pengelola dalam keterangan tertulisnya.
Imbauan kepada Masyarakat
Pihak pengelola menegaskan berkomitmen menjaga ketertiban pasar tanpa praktik ilegal.
Masyarakat dan netizen diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial agar tidak terjadi kegaduhan akibat berita yang belum terverifikasi.
Pihak pasar juga membuka pintu komunikasi bagi para pedagang yang mengalami kendala lahan untuk melapor langsung ke kantor pengelola guna menghindari campur tangan oknum tidak bertanggung jawab.
(Sugianto)















