UPTD Puskesmas Kedung Waringin Buka Posko Kesehatan bagi Pengungsi Banjir
KABUPATEN BEKASI – Temporatur.com
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui UPTD Puskesmas Kedung Waringin bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kedungwaringin.
Sebagai langkah penanggulangan, Puskesmas mendirikan posko kesehatan darurat di lokasi pengungsian Desa Kedung Waringin.
Plt. Kepala Puskesmas Kedung Waringin, drg. Adrianto, mengerahkan sejumlah tenaga medis untuk memberikan layanan kesehatan secara intensif bagi warga terdampak.
Operasional posko ini juga mendapat dukungan dari Klinik Hani asal Kecamatan Pebayuran yang turut membantu penanganan medis di lokasi.
Berdasarkan data hingga Minggu (25/01/2026), tercatat sedikitnya 45 warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Mayoritas pengungsi mengeluhkan penyakit yang umum terjadi saat bencana air, seperti dermatitis atau gatal-gatal, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk-pilek, serta flu.
“Hingga hari ini pasien terdata sedikitnya 45 orang. Rata-rata keluhan yang dialami warga adalah dermatitis (penyakit kulit),” ungkap drg. Adrianto saat memberikan keterangan di lokasi posko.
Beliau juga memberikan imbauan khusus kepada warga, terutama masyarakat di wilayah Bojong Sari dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap potensi penyakit pasca-banjir. Mengingat cuaca dan kondisi lingkungan yang kurang kondusif, masyarakat diminta segera memeriksakan diri jika merasa kurang sehat.
“Kami berharap masyarakat tetap peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Silakan kunjungi posko pelayanan kesehatan yang telah kami sediakan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” tambahnya.
Posko kesehatan ini direncanakan akan terus bersiaga selama warga masih berada di lokasi pengungsian guna memastikan kondisi fisik para penyintas banjir tetap terpantau dengan baik.
Reporter: Mandor Umpah
Media Temporatur















