Diduga Alami Tekanan Psikologis, Karyawan BUMN Mengaku Dikeluarkan Sepihak dari Grup Internal

Diduga Alami Tekanan Psikologis, Karyawan BUMN Mengaku Dikeluarkan Sepihak dari Grup Internal

Jakarta – Temporatur.com

Seorang karyawan di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perbankan mengaku mengalami tekanan psikologis usai dikeluarkan secara sepihak dari grup komunikasi internal berbasis WhatsApp tanpa penjelasan yang jelas.

Karyawan tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menyebut tindakan tersebut berdampak pada nama baik dan kondisi mentalnya sebagai pekerja aktif. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk tekanan psikologis yang berkelanjutan.

“Saya tidak pernah menerima surat peringatan atau penjelasan resmi, namun tiba-tiba dikeluarkan dari grup kerja. Dampaknya sangat besar secara mental dan profesional,” ujarnya kepada media.

Menurut pengakuannya, setelah peristiwa tersebut ia juga mengalami mutasi berulang ke lokasi kerja yang jauh dari domisili, yang berdampak pada meningkatnya beban biaya hidup dan menurunnya kondisi ekonomi keluarga.
Ia berharap pihak manajemen pusat serta Kementerian BUMN dapat melakukan evaluasi internal guna memastikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen terkait belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh keterangan dari pihak terkait sesuai prinsip keberimbangan berita.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *