PALI – Sumatera Selatan
Temporatur.com
Keberadaan Tribun Olahraga, Lapangan Sepak Bola dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) akhirnya berdiri di tengah lapangan sepak bola Desa Babat, Jalan Raya Pertamina Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan Realisasi dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025
Kepala Desa Babat, Arie Meidinsyah F, S.Pd.,M.Pd., NL.P, menyatakan pembangunan tribun ini merupakan hasil keputusan bersama masyarakat dalam forum musyawarah Desa.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan Tribun Olahraga, Lapangan sepak Bola dan Ruang Terbuka Hijau ini adalah usulan warga yang disepakati bersama,” kata Arie saat dibinjangi ditempat kediamannya Desa Babat, pada Rabu (31/12/2025).
Menurut Arie, keberadaan Tribun di lapangan sepak bola dan Ruang Terbuka Hijau akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selain menjadi pusat kegiatan olahraga, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan warga, membuka peluang ekonomi lokal, dan merangsang minat generasi muda untuk aktif berolahraga, ujarnya.
Dikatakan Arei, dulu sebelum Tribun ini berdiri, warga hanya menonton pertandingan dari pinggir lapangan. Kini, mereka punya tempat yang lebih nyaman dan layak,” tutur Arei.
Ia menambahkan, bahwa pembangunan ini tidak hanya soal fisik, tapi juga soal semangat kolektif warga dalam membangun Desa mereka sendiri.
Pembangunan Tribun Olahraga ini masuk dalam agenda prioritas pemanfaatan dana Desa Babat di Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.
Proyek tersebut menjadi contoh konkret bagaimana anggaran negara digunakan untuk kebutuhan nyata di tingkat Desa.
Tribun yang dibangun dengan struktur permanen ini diperkirakan akan digunakan tidak hanya untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan.
Pemerintah Desa menyebut proyek ini sebagai awal dari pengembangan sarana olahraga terpadu di Desa Babat Kecamatan Penukal khusunya wilayah PALI.
“Semoga ke depan kami bisa mengembangkan fasilitas lainnya, termasuk sarana pendukung untuk latihan dan kompetisi,” kata Arie.
Dengan berdirinya Tribun Olahraga Desa Babat, warga tak lagi sekadar menjadi penonton.
Mereka menjadi bagian dari proses pembangunan yang dimulai dari musyawarah hingga eksekusi anggaran yang transparan dan partisipatif, imbunya.















