TEMPORATUR.COM_SURABAYA- Kecelaka’an terjadi di Jalan Arjuno ,Kelurahaan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya.yang mengakibatkan penyeberang jalan mengalami patah tulang tepat dimata kaki sebelah kanan sampai tulang menyembul keluar dari daging, Laka lantas ini terjadi pada Jum’at (01/8/2025) Sekira Pukul 21.30 Wib.
Korban yang tertabrak pengendara Motor (R2) Roda dua ini di ketahui dengan panggilan Mbah Ra,Umur (80 tahun ) yang tempat tinggalnya di Jalan Kedunganyar Gang 7 Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan Surabaya, Berawal sa’at Mbah Ra sehabis membeli Es Kacang ijo yang terletak di sebelah timur Jalan Arjuno, Lalu Korban hendak pulang ke rumah, Sa’at menyeberang menujuh arah rumah dari arah timur ke arah barat, tapi, setelah di jalan arah Jalur Lalu lintas dari utara menuju selatan sa’at itulah Korban tertabrak.
Warga sekitar cepat tanggap dengan menghubungi Call Center 112 serta Mobil Siaga Dari ( Pemkot) Pemerintah Kota surabaya setelah di beri pertolongan sementara, lalu Korban di Bawah ke Rumah Sakit DR Sutomo Surabaya dengan mobil Ambulance dari Pemkot dengan di ikuti oleh Suami dan Anaknya supaya secepatnya dapat tindakan dan perawatan lebih lanjut.
Pengendara Motor ( R2) Roda Dua Yang menabrak Korban juga sampai pingsan dan ditolong oleh warga sekitar kejadian lalu di bopong ketepi jalan dan segera di beri pertolongan hingga sadar tapi masih dalam keada’an shock atas kejadian Laka ini, hingga masih lemas dan berbaring di tepi jalan dengan di bantu oleh warga sekitar dan keluarga dari pengendara (R2).
Warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya dengan singkat mengatakan kalau Mbak yang naik motor ini menyalip kendara’an lain, mungkin ga (ketok) kelihatan kalau ada orang nyebrang lalu nabrak mas,”tuturnya pada media
Keluarga dari Pengendara Motor (R2) Roda Dua PCX warna hitam dengan Nomer Polisi M 6374 NL. yang bernama Akbar menuturkan pada media, Kalau saudarinya ini bernama Laili umur sekitar ( 18 tahun ) dengan identitas Sumenep Madura dan berdomisili di Kodam Brawijaya Surabaya,tapi tidak menjelaskan tinggal di komplek Asrama Brawijaya atau di perkampungan warga sipil,”pungkasnya















