Warga Keluhkan Rehabilitasi Jembatan Batas Tambelang – Sukatani yang Dikerjakan PT.Odorna Tiara Handayani Lemot

Warga Keluhkan Rehabilitasi Jembatan Batas Tambelang – Sukatani yang Dikerjakan PT.Odorna Tiara Handayani Lemot
Keterangan foto: Lokasi Proyek pengerjaan Rehabilitasi Jembatan Batas Kecamatan Sukatani dengan Tambelang.

Warga Keluhkan Rehabilitasi Jembatan Batas Tambelang – Sukatani yang Dikerjakan PT.Odorna Tiara Handayani Lemot

Bekasi- Temporatur.com

Proyek pengerjaan perbaikan dengan nama kegiatan Rehabilitasi Total Jembatan Batas Kecamatan Sukatani dengan Tambelang di keluhan masyarakat.

Pasal nya pengerjaan nya lambat alias lemot sehingga dikeluhkan beberapa warga setempat dan pengguna jalan.

Dalam papan kegiatan proyek Rehabilitasi Jembatan Batas Kecamatan Sukatani dengan Tambelang bersumber dari Anggaran APBD Kabupaten Bekasi dengan nilai Rp.2,491,937,233,- ( Dua Milyar Empat Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Tiga Rupiah).No SPMK: PG.000.3.3/192-SPMK/PJT/SDABMBK/2025.
Waktu Pelaksanaan: 150 (Seratus Lima Puluh) Harl Kalender.Mulai : 3 Maret 2025 Selesai 30 Juli 2025.Sumber Dana: APBD. TA 2025. Pelaksana: PT.ODORMA TIARA HANDAYANI.

Dari hasil pantauan media di lokasi pekerjaan masih juah dari selesai padahal waktu sudah hampir habis tinggal beberapa hari lagi pelaksanaannya. Salah satu pekerja saat dikonfirmasi enggan menjawab pertanyaan media

Bacaan Lainnya

Masyarakat sangat kecewa dengan kerltidakprofesionalan Pelaksana PT. ORDOMA TIARA HANDAYANI karena menyebabkan ketidaknyaman pada akses jembatan yng sangat vital tersebut dan mengganggu mobilisasi warga.

Udin warga sekitar mengungkapkan bahwa proyek Rehabilitasi Jembatan tersebut sangat lambat dan sangat mengganggu perjalanan warga banyak kendaraan mobil uang harus putar balik,katanya.

Minim Muslim salah satu warga sekitar Kecamatan Sukatani Sukatani sangat kecewa dengan kinerja yang sangat tidak profesional dan merugikan masyarakat, ungkapnya.

” Saya sebagai warga sangat kecewa dengan pengerjaan Rehabilitasi Jembatan ini yang lemot dan lambat sehingga mengganggu lebih lama lagi kegiatan warga, apalagi ini Jembatan akses vital satu- satunya perbatasan Sukatani dan Tambelang, ujarnya, Minggu, 28/07/2025.

” Kenapa Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi bisa meloloskan tender PT seperti ini, yang kinerjanya lemot dan tidak profesional,” cetus Minin Muslim.

Minin juga menilai tahap pengerjaan bari sekitar 50 persen dan akan memakan waktu lebih lama lagi.

Liat aja pengerjaan baru sekitar 50% mana para pekerjanya gak pake K3 rawan menimbulkan kecelakaan kerja, ini seperti amburdul dan bahkan meragukan nanti hasil dan kualitas nya, kata Minin Muslim.

Proyek rehabilitasi Jembatan Batas Tambelang-Sukatani di Kabupaten Bekasi mengalami keterlambatan signifikan, bahkan proyek ini hampir tidak menunjukkan progres berarti meskipun batas waktu kontrak pengerjaan hampir habis. Jembatan ini merupakan akses vital penghubung dua kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Dikatakan Minin bahwa pekerja tersebut dengan perencanaan yang buruk. Pengelolaan sumber daya yang tidak efektif, termasuk tenaga kerja, material, dan peralatan.
Keterlambatan proyek pengerjaan konstruksi jembatan dapat merusak reputasi kontraktor bahkan bisa di blaklist oleh Pemkab Bekasi karena merugikan masyarakat.

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *