Terkait anak yang ditelantarkan orang tuanya, inilah pernyataan LSM Super dan Kadinkes Sumenep
Terkait keberadaan anak yang ditelantarkan oleh kedua orang tuanya, menyita perhatian publik, sejumlah pegiat sosial mulai mengkaji persoalan yang berdampak buruk terhadap Pemerintahan Bupati Sumenep, DR.H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.MH.
Info yang berkembang kalau anak itu diasuh oleh keluarga dari kedua orang tuanya yang sedang merantau ke Papua, bahkan kedua anak itu mencari rizeki di jalanan dalam kondisi fisik yang tidak normal.
Bahkan di situasi sakit kedua anak itu berjuang mempertahankan hidup dijalanan. Al-hasil, Pemerintah Daerah Kab. Sumenep, melalui Dinas Sosial dan Perlindungan anak membawa anak itu ke RSUD, namun sesampainya di sana anak itu ditelantarkan dan tidak diurus.
Ketua LSM Super Kab. Sumenep, Zaini meminta Pemerintah untuk Peduli dan menyantuni mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan, bukan justru ditelantarkan dan dititipkan ke Panti Asuhan.
Kata Zaini, pihak Dinsos berdalih kalau yang mengantarkan ke dua anak ke RSUD itu juga dari Dinkes, kalau saya tidak mau tahu, yang terpenting anak itu terselamatkan, ini masalah jiwa dan kemanusiaan. Ungkapnya
” Sekarang kita pertanyakan kepedulian Pemerintah Kab. Sumenep, terkait jiwa anak itu, mereka benar – benar butuh bantuan dan uluran tangan orang-orang baik”.
Kalau Pemerintah Kab. Sumenep merasa tidak mampu membiayai dan mengurus kondisi anak tersebut, selanjutnya persoalan itu dibawa kepada kementrian sosial dan perlindungan anak. Sungguh kasihan dan memprihatinkan. Pungkasnya
Secara terpisah, Kadinkes Kab. Sumenep, Drg. Ellya Fardasyah, meminta kepada Media, agar tidak memviralkan foto anak yang diduga ditelantarkan oleh kedua orang tuanya, kata dia, anak itu saat ini masih dalam perawatan,pungkasnya.
( Faisal)















