Buruknya Sistem Pemerintahan Desa, Kades Errabu Diminta Angkat Bicara

Buruknya Sistem Pemerintahan Desa, Kades Errabu Diminta Angkat Bicara
Keterangan foto : Tampak dari samping, Balai Desa Errabu Kecamatan Bluto kab. Sumenep.

Buruknya Sistem Pemerintahan Desa, Kades Errabu Diminta Angkat Bicara

Temporatur.com – Sumenep

Pemerintahan Desa Kabupaten Sumenep, di bawah kepemimpinan Bupati, DR. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH di soal publik, Informasi yang dihimpun awak media, buruknya pelayanan dan program kerja yang tidak jelas.

Program nyata yang saat ini menjadi bidikan Kejaksaan Tinggi adalah penyimpangan penyaluran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024, program pemerintah ini di nilai tidak tepat guna dan tidak tepat sasaran.

Bahkan, Terendus kabar tak menyenangkan terkait penyelewengan bantuan BSPS di 27 Kecamatan dan 330 Desa yang tersebar di Kab. Sumenep, Kabar itu sempat viral di beberapa Media sosial baik di cetak maupun di Media online.

Dugaan yang menjadi kajian tim investigasi Media online Temporatur.com, prihal penyalahgunaan bantuan BSPS itu ada di Kecamatan Bluto Kab. Sumenep.

Bacaan Lainnya

Sebagai percontohan dasar yang di himpun Media ini, penyalahgunaan dan tidak tepatnya sasaran bantuan BSPS ini berada di Desa Errabu, menurut informasi di desa Errabu ini penduduknya sedikit namun mendapatkan bantuan BSPS kurang lebih 60 titik.

Diketahui, Desa Errabu hanya terdiri dari dua dusun, yakni Dusun Temor Leke dan Dusun Bara Leke, dengan berpenduduk yang rata-rata memiliki perekonomian menengah keatas, namun juga ada yang tergolong menengah ke bawah.

Dan bantuan BSPS itu ternyata banyak diberikan kepada mereka yang memang sudah memiliki tempat tinggal yang layak dan perekonomiannya menengah keatas.

Dugaan sementara Kepala Desa Errabu sebagai Nakhoda kebijakan sedang bermain dengan perangkat Desa untuk memanifulasi penerima dan menggunakan data yang tidak selayaknya sebagai penerima.

Hasil investigasi, Di Desa Errabu, penerima bantuan BSPS itu tidak tepat sasaran dan di dominasi oleh perangkat Desa dan keluarga terdekatnya, bahkan parahnya lagi, bantuan itu hanya diberikan kepada tim pendukungnya pada saat kontes pemilihan Cakades di desa Errabu.

Untuk mengungkap kebenaran fakta, Tim Investigasi Media Temporatur.com menghubungi Kepala Desa Errabu, Hafidatin, S.Pd. melalui Wats Ap pribadinya, namun sampai berita dinaikkan Kades Errabu tidak merespon dan mengabaikan klarifikasi media.

Persoalan BSPS di desa Errabu yang dituding tidak tepat sasaran dan sarat permainan, menjadi sorotan dan simple buramnya Pemerintahan Desa Errabu Kecamatan Bluto Kab. Sumenep.

(Faisal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *