Dugaan gratifikasi Sekdis Kesehatan Purwakarta Namanya Disebut Terima Aliran Dana dari Pengusaha Kontraktor

Dugaan gratifikasi Sekdis Kesehatan Purwakarta Namanya Disebut Terima Aliran Dana dari Pengusaha Kontraktor

Dugaan gratifikasi Sekdis Kesehatan Purwakarta Namanya Disebut Terima Aliran Dana dari Pengusaha Kontraktor

Purwakarta  – Temporatur.com 

Viralnya pemberitaan dinmedia online atas dugaan gratifikasi yang dilakuian Sekertaris pada Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta  semakin raamai di perbincangan publik.

Terungkapnya dugaan gratifikasi teesbut  disampaikan oleh pria bernama Irwan melalui video yang disampaikan sebelumnya kepada awak media.

 

youtube placeholder image

Atas pernyataan tersebut beberapa kalangan masyarakat menunggu peryataan atau bantahan dari Sekdis perempuan yang disebut istri Sekda Purwakarta itu.

Bacaan Lainnya

Namun sampai saat ini pihaknya belum juga berikan tanggapan atau bantahan atas pernyataan yang disampaikan pria bernama Irwan sebelumnya yang sebut ada aliran dana yang masuk ke rekening Sekdis Dinas Kesehatan.

Baru-baru ini sebuah pemberitaan online memunculkan sebuah poto struk bukti transfer yang catut inisial seseorang bernama Elitasari Kusuma.

Nama tersebut diketahui merupakan Sekdis Dinkes Purwakarta saat ini, yang juga merupakan istri dari Sekda Purwakarta.

Kepala Dinas Kesehatan, Deni Darmawan saat dikonfirmasi awak media pada 11/26/2024 menerangkan bila dirinya belum memegang bukti terkait dugaan gratifikasi yang sebut nama Sekdis.

Saat konfirmasi dilakukan, berita terkait dugaan gratifikasi yang memunculkan bukti transfer ke Sekdis Dinkes memang belum muncul.

Sehingga saat konfirmasi tersebut, Deni masih menyangkal bila dugaan gratifikasi ke Sekdis di lingkungan kerjanya tidak ada.

Saat konfirmasi tersebut Deni malah sampikan bila seharusnya sumber yang memberikan pernyataan dihadirkan agar ada informasi yang jelas.

Menurutnya pihak yang memberikan pernyataan awal, sudah membuat klarifikasi bila persoalan yang awalnya dibongkar tersebut, hanyalah bentuk miskomunikasi saja.

Sayangnya, klarifikasi yang sempat muncul dan sempat dijadikan bantahan adanya dugaan gratifikasi itu terpatahkan saat bukti transfer yang catut nama Sekdis Dinkes muncul ke permukaan dalam sebuah pemberitaan online.

Sampai berita dimuat belum ada tanggapan dari Sekdis bidang kesehatan tersebut. Sekretaris Dinas Kesehatan bahkan terkesan menghindar serta bungkam atas tuduhan serius pada dirinya.**

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *