Bekasi–Jabar
Forum Musyawarah Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat atau disingkat Format merupakan salah satu wadah berkumpulnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang bertujuan membangun silaturahmi semua unsur masyarakat tanpa membedakan suku, agama, bangsa, ras dan politik.
Di Bekasi, Format berdiri sejak 11 April 2020 dan ditetapkan oleh para pendirinya sebagai Format Bekasi Raya.
Kehadiran Format menjadi salah satu bentuk persamaan persepsi untuk membangun Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik. Maka, seluruh unsur masyarakat, mulai alim ulama, pemangku adat, pengusaha, aparatur, insan media maupun ketokohan lainnya di lingkungan masyarakat perlu direkatkan dalam sata wadah musyawarah bersama.
Dalam perjalanannya, Format Bekasi Raya berhasil mewakili unsur ketokohan masyarakat yang ada di 23 Kecamatan se Kabupaten Bekasi.
Hampir seluruh Desa dan Kelurahan sudah terbentuk perwakilan Format Bekasi Raya.
Belum lama ini, Format Bekasi Raya mengukuhkan jajaran dewan pembina dan penasehat Format Bekasi Raya Cikarang Barat di Saung Bitung Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat, Minggu, 28 Januari 2024.

Mereka dikukuhkan pemangku adat setempat, H. Ihsan Said, M.M., M.B.A didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi KH Imam Mulyana untuk membangun musyawarah para alim ulama dan tokoh masyarakat se Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung.
Seperti apa sosok dan ketokohannya, simak profil berikut :
1. H. Iswandi Ichsan, Ir.
Pembina pertama dari Forum Musyawarah Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat (Format Bekasi Raya) perwakilan Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung adalah Iswandi Ichsan.
Sosok satu ini dikenal kalangan seniman sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi (DKKB).
Ada sekitar 500 grup kesenian tradisional tergabung di DKKB. Jumlah itu belum termasuk grup dangdut, rias pengantin dan layar tancap.
Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi DKKB untuk melestarikan seni dan budaya yang menjadi tradisi turun menurun masyarakat Kabupaten Bekasi.
2. H. Mohammad Hata
Tokoh satu ini merupakan sesepuh warga Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat. Ketokohannya kerap diikutsertakan dalam berbagai momen kebangsaan, khususnya di Kecamatan Cikarang Barat.
H. Mohammad Hatta termasuk alim ulama yang menginspirasi para ulama lainnya di wilayah tempatnya tinggal.
Gagasan dan pemikirannya menjadi acuan bagi masyarakat setempat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kemaslahatan umat.
3. H. Nunu Iskandar, DR., S.KM, MM
H. Nunu Iskandar, DR., S.KM, MM adalah salah satu pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi. Tokoh satu ini aktif menyelenggarakan Jumat Berkah di masjid-masjid wilayah Kecamatan Cikarang Barat, salah satunya Masjid Nurul Hasanah yang beralamat di Perumahan Cibitung Residence Desa Telaga Asih kecamatan Cikarang Barat.
Jumat Berkah adalah kegiatan berupa pemberian konsumsi untuk para jamaah sholat Jum’at.
H. Nunu Iskandar, DR., S.KM, MM termasuk alim ulama yang kerap dimintai pendapatnya oleh muspika Kecamatan Cikarang Barat dalam menyikapi berbagai permasalahan yang ada di wilayah tersebut.
4. H. Doni Ardon, SH
Doni Ardon merupakan putra bungsu almarhum Baharudin, tokoh jurnalis Harian MERDEKA di Bekasi – Karawang. Sosok muda ini kerap menginspirasi para jurnalis tanah air dan telah mendirikan medianya sendiri sebanyak lebih dari 150 media cetak dan online sejak tahun 2000.
Media pemenangan Kepala Daerah juga digarap Doni Ardon. Seperti, Tabloid Woman Kepri dengan istri Gubernur Kepri Aida Ismet Abdullah, Tabloid Rakyat dengan Gubernur Jambi Zulkipli Nurdin, Koran Komunitas di Tanjungpinang dengan Walikota Dra. Hj. Suryatati Abdul Manan, Majalah Pangkal Perjuangan dengan Irjen Pol (purn) Edi Darnadi dan Tabloid S-One News bersama Bupati Bekasi tahun 2009, DR H. Sadudin (alm).
Karier jurnalistik Doni Ardon melejit setelah menjuarai lomba karya tulis piala Presiden Joko Widodo dan Piala Kapolri Jenderal Timor Pradopo tahun 2010.
Doni Ardon pun menerima berbagai penghargaan dari Wakil Kepala Kepolisian Jepang, Komjen Pol Jepang Harry Hiroto Yamazaki, Gubernur Ridwan Kamil, dan hingga diminta sejumlah pamen dan pati Polri untuk mengerjakan media-media kepolisian dalam rangka mensukseskan Program Grand Strategi Pori.
Media kepolisian tersebut, diantaranya Majalah MITRA News Polres Metro Bekasi, Majalah PRIMA Polres Metro Bekasi Kota, Majalah In Action SSDM Polri dan Media JDS yang diterbitkan Humas Polda Metro Jaya semasa Kombes Pol Boy Rafli Amar menjabat Kabid Humas. Dan termasuk Majalah Goyang Polres Karawang, Majalah Resju Polres Jakarta Utara, Warta Pusaka Polres Metro Jakarta Pusat dan Majalah Jaring semasa Komjen Pol Krisna Mukti masih menjabat Kapolsek Penjaringan.
Tahun 2014, Doni Ardon membangun jejaring keamanannya dengan mendirikan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan diangkat sebagai Direktur Pembinaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Media Online Indonesia pada tahun 2020 hingga berhasil menjangkau perusahaan perusahaan media dari Sabang sampai Merauke.
Reputasi Ardon di jurnalistik turut menempatkannya sebagai Ketua Komite Tetap Humas Kamar Dagang dan Industri di Kabupaten Bekasi dan mendirikan Warung NKRI serta Taman NKRI di Kawasan Jababeka bersama Komjen Pol Boy Rafli Amar yang menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia.
Di kalangan insan pers, Doni Ardon dikenal sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), yakni perkumpulan perusahaan media yang terverifikasi di Dewan Pers.
5. Kolonel Laut Oon Fauzi, S.Ag
Tokoh masyarakat ini merupakan putra Cibitung yang menjadi perwira rohani muslim dan bagi personel nasrani di Satuan Marinir TNI Angkatan Laut.
Kolonel Laut Oon Fauzi, S.Ag dikenal masyarakat Bekasi sebagai aparat yang mengayomi masyarakat di wilayah tempat tinggalnya.
Dia kerap dimintai saran dan tanggapannya dalam setiap momentum keumatan, keagamaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.
6. Raden Nugraha
Raden Nugraha atau biasa dipanggil RW Gaga merupakan Ketua MT Roudhotul ‘Ilmi Kp. Cibitung Kaum Sukadanau. Dia berhasil membina masyarakat di wilayahnya melalui pengelolaan Bank Sampah Bestari yang dikerjasamakan dengan PT Coca Cola Euro Pasific Partner Indonesia, Kabupaten Bekasi.
Raden Nugraha aktif dalam kegiatan keagamaan dan mengumpulkan ibu-ibu pengajian serta para santri di lingkungannya untuk ikut dalam kegiatan pengajian rutin.
(Red)















