Manusia yang  bertemu di dunia dan bertaut di akhirat

Manusia yang  bertemu di dunia dan bertaut di akhirat

Temporatur.com

Manusia yang  bertemu di dunia dan bertaut di akhirat

Mereka adalah :
Orang-orang yang  sewaktu hidup di dunia saling mengingatkan dan menasihati tentang kebaikan bersama-sama mengerjakan ketaatan dan amal saleh.

Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan benar.
Mereka saling mencintai dan mengasihi atas dasar keimanan dan ketakwaan.
Ketika salah satu dari mereka jatuh dalam keburukan dan lalai dari Allah, mereka pun saling menasihati.
Sehingga kelak Allah akan mempertemukan mereka di tempat yang lebih baik, yaitu di surga-Nya.

Allah Ta’ala berfirman :

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

Bacaan Lainnya

Dan Orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
(QS. Ath-Thur: 21)

Ayat ini adalah :
Bentuk pemuliaan Allah Ta’ala terhadap orang-orang yang beriman.
Bahkan, tatkala seseorang telah masuk Syurga, akan tetapi ternyata anak-anaknya atau orang tuanya berada beberapa derajat Syurga di bawahnya, maka di antara bentuk pemuliaan terhadap mereka adalah Allah akan setarakan derajat mereka
(lihat At-Tibyan fi Aqsam Al-Quran li Ibnu Al-Qayyim, hal. 276)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menerangkan mengenai :
Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat di mana tiada naungan selain dari-Nya.
Di antara golongan tersebut adalah :

وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِى اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ

Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka berkumpul dan berpisah dengan sebab cinta karena Allah.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pertemuan kita dengan keluarga, kerabat, dan sahabat bukanlah pertemuan sesaat yang tiada lagi pertemuan setelahnya.
Kita memohon agar di kumpulkan kembali di akhirat dengan selamat dan menjadi hamba yang mendapat tempat yang penuh dengan kenikmatan
Aamiin Yaa Rabbal Alamiin

(**)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *