OPINI-Perjuangan seorang ibu tanpa mengenal lelah,berawal dari kehancuran dalam rumah tangga sampai terjadi perceraian,ibu yang menjadi orang tua tunggal,berjuang menghidupi kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Ia, sebut saja namanya ( tiwul ), bekerja jadi pembantu di warung nasi pinggir jalan dengan upah yang tidak seberspa, di jalaninya yang penting kedua anaknya tidak sampai lapar, bukan tanpa alasan tiwul, sampsi seperti itu, semua itu karena dari mantan suami tidak ada hak sedikit,pun yang di berikan pada anaknya. Hari-hari tiwul jalani dengan memikul beban yang sangat berat dan pada ahirnya tiwul bertekat mengadu nasib ke negri orang, di malasia, sebelum berangkat ke malasia, tiwul menitipkan anak-anaknya pada orang tiwul di desanya,karena tidak mungkin anaknya dibawa serta ke malasia, karena tiwul disana juga bekerja sebagai ART, asisten rumah tangga. Bagi tiwul, berat rasanya berpisah dengan belahan jiwa, tapi apa boleh buat, semua ini demi masa depan kedua anaknya. Harapanya suatu sa’at nanti anaknya […]
OPINI-Perjuangan seorang ibu tanpa mengenal lelah,berawal dari kehancuran dalam rumah tangga sampai terjadi perceraian,ibu yang menjadi orang tua tunggal,berjuang menghidupi kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Ia, sebut saja namanya ( tiwul ), bekerja jadi pembantu di warung nasi pinggir jalan dengan upah yang tidak seberspa, di jalaninya yang penting kedua anaknya tidak sampai lapar, bukan tanpa alasan tiwul, sampsi seperti itu, semua itu karena dari mantan suami tidak ada hak sedikit,pun yang di berikan pada anaknya. Hari-hari tiwul jalani dengan memikul beban yang sangat berat dan pada ahirnya tiwul bertekat mengadu nasib ke negri orang, di malasia, sebelum berangkat ke malasia, tiwul menitipkan anak-anaknya pada orang tiwul di desanya,karena tidak mungkin anaknya dibawa serta ke malasia, karena tiwul disana juga bekerja sebagai ART, asisten rumah tangga. Bagi tiwul, berat rasanya berpisah dengan belahan jiwa, tapi apa boleh buat, semua ini demi masa depan kedua anaknya. Harapanya suatu sa’at nanti anaknya […]










