Berita

Dari Tanah Tidur Menjadi Ladang Harapan: Kisah Kaum Ibu Prabumulih Wujudkan Kemandirian Pangan

Prabumulih – Temporatur.com, Harga bahan pangan menjadi perhatian utama kaum ibu, termasuk Tri Ningsih, warga Kelurahan Patih Galung, Kota Prabumulih. Ia harus terus mencari cara kreatif memenuhi kebutuhan dapur di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Setiap minggu, Tri Ningsih perlu merogoh kocek Rp200 ribu-Rp300 ribu untuk belanja di pasar. Ia sempat terpikir untuk menanam bahan makanan sendiri di pekarangannya yang selama ini hanya menjadi tanah tidur. SelanjutnyaPekan Pendidikan Berkah 2026 Perkuat Sinergi dan Lahirkan Generasi Unggul BondowosoPerempuan 57 tahun itu pun memulai membabat ilalang di sekitar rumahnya, lalu menanami sayur-sayuran dan umbi-umbian. Namun, upayanya belum berbuah. Minimnya pengetahuan membuat hasil produksi di lahan tersebut tidak optimal. Pada waktu bersamaan, Pertamina EP Prabumulih Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 sedang mengampanyekan dukungan kemandirian pangan melalui program MUDA BERSAMA (Perempuan Berdaya, Bersama Kelola Sampah). SelanjutnyaPanggilan dari Rumah Tuhan Munawar Fuad Noeh Kembali Didaulat Pimpin DKM Masjid […]