Index Berita
BKMM-DMI Kabupaten Bekasi Memperingati 1 Muharam 1445 H dan Pawai Ta’aruf Sekabupaten Bekasi
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Kesenjangan Peluang Kerja Bagi Warga Bekasi
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Pemilu 2024: Disabilitas, Jangan Biarkan Keterbatasanmu Menghalangi Hak Pilihmu
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Ketua KPU Kabupaten Bekasi Lantik 7 PAW PPS
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Persoalan pencemaran kali di Kabupaten Bekasi tidak pernah tuntas
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Dugaan penganiayaan oleh pegawai pasar Induk Kramatjati dipolisikan
- calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
- 0Komentar
Penanganan Persoalan Pengangguran di Kabupaten Bekasi Perlu Terobosan
- calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
- 0Komentar
Membrangus kebebasan berpendapat yang dijamin Konstitusi
- calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
- 0Komentar
Norman Yulian : Rakernas PPDI di Sumbar, Berjuang Kesetaraan dan Kesamaan Hak Disabilitas
- calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
- 0Komentar
Kebebasan berpendapat diuji, setelah kriminalisasi Alvin Lim dan Haris Azhar, Ketua IPW jadi target
- calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
- 0Komentar
Kebebasan berpendapat diuji, setelah kriminalisasi Alvin Lim dan Haris Azhar, Ketua IPW jadi target
Jakarta || Temporatur.com
IPW dalam siaran persnya menyatakan bahwa Direktur Kriminal Khusus (dirkrimsus) Polda Sulawesi Selatan Kombes Helmi Kwarta Kusuma harus memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi saksi dugaan pidana menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan di masyarakat yang sedang disidik oleh Polda Sulsel dengan target Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso sebagai tersangka.
IPW menilai apa yang disampaikan kepada pimpinan tertinggi Polri tersebut merupakan masukan dan pengkritisan terhadap institusi untuk diperhatikan dan dibenahi agar kepercayaan masyarakat terhadap polri tetap terjaga. Namun, siaran pers IPW itu tidak dikehendaki sehingga Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dijadikan target hukum

