Nasional

Unggul Suara terbanyak Pasangan Hamartoni – Romli Apresiasi Kepada Seluruh masyarakat Lampura.Yang telah mendukung Atas kemenangan pilbup Lampung Utara.

Lampung Utara. temporatur.com -Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Hamartoni-Romli resmi keluar sebagai pemenang Pilkada Lampung Utara setelah meraih 190.928 suara atau 60,03% dari total suara sah. Pasangan Ardian-Sofyan berada di posisi kedua dengan raihan 127.129 suara atau 39,97%. Hasil tersebut diumumkan dalam rapat pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara yang berlangsung tertib dan transparan. Berita acara hasil pleno rekapitulasi ini akan segera diserahkan ke KPU Provinsi Lampung dan masing-masing perwakilan paslon. SelanjutnyaMati Pajak 2020, Aset Negara Kendaraan Dinas Milik Pemkot Depok Terbengkalai di Balai Rakyat Depok 2Suwardi Amri, perwakilan dari paslon terpilih Hamartoni-Romli, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan Pilkada. Ia secara khusus mengapresiasi peran KPU sebagai penyelenggara, TNI, Polri, Bawaslu, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga suasana Pilkada yang aman, tertib, dan kondusif. “Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada ini adalah hasil kerja keras semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi […]

Daerah

Turangga Cakra Undaksana Soroti Etika Penggunaan Anggaran Pemdes oleh DPMD Bekasi”

    SelanjutnyaOpini Disclaimer BPK: DPRD Kabupaten Bekasi Jangan Hanya Menuding Pemda, Fungsi Pengawasan Juga Patut DievaluasiBekasi, 3 Desember 2024 – Media Temporatur.com – Ketua Umum LSM Benteng Bekasi, Turangga Transaksional, menyampaikan kritik tajam terhadap penggunaan anggaran untuk kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi. Ia mempertanyakan etika pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilakukan di luar wilayah hukum Kabupaten Bekasi, meskipun menghabiskan anggaran besar.   SelanjutnyaPendaftaran SPMB Ditutup, Operator SMPN 02 Jatireja Sebut Hanya Dinas yang Bisa Membuka Sistem“Kami memahami bahwa pengadaan barang dan jasa bagi pemerintahan desa itu wajib. Namun, mengadakan kegiatan di luar wilayah Kabupaten Bekasi yang dipelopori oleh DPMD dan menghabiskan anggaran besar, apakah itu etis? Ini menjadi tanda tanya besar,” ujar Turangga saat ditemui media, Selasa (3/12).   SelanjutnyaLayar Videotron Dilingkungan Milik Pemkab Bogor Tidak Berfungsi MaksimalMenurut Turangga, kegiatan semacam itu seharusnya dapat dilaksanakan di wilayah Kabupaten […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.