HANI 2026: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Bangun Pergerakan Kolektif Bersih Narkoba

HANI 2026: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Bangun Pergerakan Kolektif Bersih Narkoba
Keterangan foto : Ahmad Saepudin Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

HANI 2026: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Bangun Pergerakan Kolektif Bersih Narkoba

BEKASI – Temporatur.com

Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Saepudin, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi.

Langkah ini krusial guna mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui penguatan pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari Narkoba.

” Terkait hal itu, Ahmad Saepudin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi semata. Kemampuan menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, berdaya saing, dan bebas dari ancaman narkotika juga menjadi indikator utama.

Bacaan Lainnya

Sebagai mitra kerja yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi memandang pencegahan narkoba harus dimulai sejak dini. Strateginya mencakup penguatan pendidikan karakter, peningkatan literasi mengenai bahaya narkotika, serta perluasan akses bagi generasi muda terhadap kegiatan produktif.

“Narkoba bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga mengancam kualitas sumber daya manusia yang menjadi modal utama pembangunan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus hadir memberikan pendampingan, pembinaan, dan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan produktif,” ujar Ahmad Saepudin, pada Kamis 2/7/2026.

Keluarga Sebagai Benteng Utama

Ia menilai bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membangun karakter anak. Kendati demikian, peran orang tua tetap harus didukung oleh sekolah, tokoh agama, organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, hingga lingkungan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini penting agar tercipta ekosistem yang mampu membentuk generasi berintegritas, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Ahmad Saepudin juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor.

Beberapa program nyata yang diusulkan meliputi edukasi, olahraga, kegiatan keagamaan, pelatihan keterampilan, kewirausahaan, hingga seni budaya yang mampu melejitkan potensi generasi muda.Menurutnya, semakin banyak ruang positif yang tersedia, semakin besar pula peluang untuk mencegah anak-anak dan remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan adalah langkah yang paling efektif. Ketika generasi muda diberikan kesempatan untuk belajar, berkarya, berorganisasi, berolahraga, dan mengembangkan potensi dirinya, mereka akan memiliki tujuan hidup yang jelas serta lebih kuat menghadapi berbagai pengaruh negatif, termasuk narkoba,” tegasnya.

Putus Mata Rantai Narkoba Lewat Gotong Royong

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Gerindra ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan kewaspadaan lingkungan. Memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan butuh komitmen bersama yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh warga.

Melalui momentum HANI 2026, Ahmad Saepudin berharap semangat pergerakan kolektif ini dapat diwujudkan dalam langkah nyata yang berkesinambungan. Dengan kolaborasi yang kuat, pendidikan berkualitas, serta pembinaan karakter yang konsisten, Kabupaten Bekasi diharapkan mampu melahirkan Generasi Merah Putih yang sehat, berintegritas, unggul, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah maupun bangsa.

(Red/ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *