Kolaborasi Atasi Pengangguran, Plt Bupati Bekasi Ajak Kadin Gandeng Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

Kolaborasi Atasi Pengangguran, Plt Bupati Bekasi Ajak Kadin Gandeng Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal
Keterangan foto : Plt bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja

Kolaborasi Atasi Pengangguran, Plt Bupati Bekasi Ajak Kadin Gandeng Perusahaan Serap Tenaga Kerja Lokal

BEKASI – Temporatur. com

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi untuk memperkuat kolaborasi dalam menekan angka pengangguran.

Langkah strategis ini dilakukan dengan membangun kerja sama yang lebih erat bersama perusahaan-perusahaan di kawasan industri guna memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Hal tersebut disampaikan dr. Asep saat menghadiri Mukab Kadin Kabupaten Bekasi 2026 di Hotel Sahid Cikarang. Pada Selasa 9 /6/2026.
” Saya bicara satu, Kadin ini sebagai Mediator antara pemerintah dengan para pengusaha perusahaan tadi saya sebutkan angka pengangguran sekian persen,angka kemiskinan sekian persen. semoga ketua Kadin terpilih hari ini pak Heri Noviar kita berkolaborasi gimana caranya angka pengangguran di Kabupaten Bekasi semakin berkurang, ujar Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja.

Lanjut plt Bupati Bekasi dr.Asep mengatakan bahwa permasalahan di Kabupaten Bekasi pengangguran dan kemiskinan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara memiliki potensi luar biasa yang harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar.”Kami ingin Kadin menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Sinergi ini penting agar perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi memberikan prioritas dan ruang yang lebih luas bagi tenaga kerja lokal,” tambahnya dr. Asep Surya Atmaja.

Sementara itu, pihak Kadin Kabupaten Bekasi menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Kadin menyatakan kesiapannya untuk melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja di tiap-tiap perusahaan dan memastikan proses sinkronisasi berjalan optimal demi pemulihan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *