Terkait OTT Suap Ijon Proyek Bupati  Bekasi  Nonaktif  ADK Sebut  Tidak Merasa Dijebak

Terkait OTT Suap Ijon Proyek Bupati  Bekasi  Nonaktif  ADK Sebut  Tidak Merasa Dijebak
Keterangan foto : ADK Bupati Bekasi Nonaktif. ( Dokumen istimewa)

Terkait OTT Suap Ijon Proyek Bupati  Bekasi  Nonaktif  ADK Sebut  Tidak Merasa Dijebak

Jakarta – Temporatur.com 

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (29/1/2026).

Kepada awak media, Ade mengatakan belum sepenuhnya memahami mekanisme anggaran dan pembangunan di Kabupaten Bekasi karena masa jabatannya baru sembilan bulan yang masih seumur  jagung.

“Saya baru sembilan bulan menjabat, jadi belum begitu hafal soal proses anggaran dan proyek di sana,” ujar Ade sebagaimana dilansir dari Okezone.

Bantah Dijebak, Curiga Nama Dijual

Bacaan Lainnya

Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK, Ade menegaskan bahwa dirinya tidak merasa dijebak oleh pihak kontraktor berinisial SRJ maupun pihak lainnya. Meski begitu, ia mencium adanya potensi namanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk melancarkan kepentingan pribadi dalam proyek-proyek di wilayahnya.

“Kemungkinan bisa terjadi ada oknum yang menjual nama saya,” ungkap Ade terkait dugaan pencatutan nama yang menyeret dirinya ke pusaran kasus hukum.

Status Tersangka dan Keterlibatan Keluarga
Saat ini, KPK telah resmi menetapkan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan proyek. Kasus ini juga menyeret ayah kandungnya, HM Kunang, serta satu pihak swasta dalam dugaan suap “ijon” proyek yang nilainya disinyalir mencapai miliaran rupiah.

Penyidik KPK terus bergerak mendalami aliran dana dan memeriksa sejumlah pejabat Dinas di lingkungan Pemkab Bekasi untuk melengkapi berkas perkara.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *