Bekasi – Temporatur.com
Kegiatan proyek galian normalisasi sungai CBL di Muara Bakti, yang terletak di depan SMK, diduga tidak sesuai spek dan melebihi radius yang ditentukan.
Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, proyek ini mengalami kendala dengan berdalih anggaran yang tidak mencukupi, sehingga kegiatan yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu tidak dijalankan. Selain itu, alat berat yang digunakan juga mengalami kerusakan dan tidak berfungsi, menyebabkan proyek menjadi mangkrak tanpa ada perbaikan.
“Kegiatan tersebut yang seharusnya digali terlebih dahulu tidak dijalankan dengan alasan anggaran tidak mencukupi, dan kini alat berat tidak berfungsi karena ada kerusakan dan proyek pun mangkrak begitu saja tanpa ada perbaikan alat berat sehingga proyek pun tidak berjalan lagi.
Padahal kegiatan itu hanya 150 meter persis berada didepan SMK desa Muara Bakti,” cetus Narasumber, pada Senin, 20/10/2025.
Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama karena proyek tersebut berada di dekat area pendidikan dan Pemukiman, tambahnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proyek galian meliputi :
– *Keselamatan Kerja*: Memastikan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar dengan mengikuti standar keselamatan dan kesehatan kerja.
– *Pengawasan Proyek*: Melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek untuk memastikan kesesuaian dengan spek dan rencana.
– *Perencanaan Anggaran*: Membuat perencanaan anggaran yang memadai untuk menghindari keterlambatan dan kekurangan dana.
– *Pemeliharaan Alat Berat*: Melakukan perawatan dan pemeliharaan alat berat secara rutin untuk menghindari kerusakan.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan proyek dapat berjalan lancar dan aman, serta memenuhi tujuan yang diharapkan.















