Bekasi – Jabar || Temporatur.com
Pemenang tender proyek dikabupaten Bekasi yang didominasi warga Jakarta , membuat geram kontraktor lokal yang kehilangan pekerjaannya. ( nganggur).
Aksi bakar profil perusahaan didepan kantor ULP kabupaten Bekasi yang dilakukan oleh kelompok Persatuan Kontraktor Utara Bekasi (Pakar) sebagai aksi protes terhadap pemerintah , pasalnya setiap pengadaam lelang tender proyek selalu yang dimenangkan kotraktor dari Jakarta, sehingga hal ini membuat kesenjangan bagi kontraktor lokal yang menurutnya dipandang sebelah mata.
Menurut keterangan dari ketua Pakar H. Darip, mengatakan kepada media Temporatur.com, “sudah cukup lama kami fakum dalam pekerjaan proyek yang ada dikabupaten Bekasi, setelah kami amati banyak kontraktor dari luar Bekasi yang mendominasi memenangkan tender terutama kontraktor dari Jakarta, ujarnya.
“Ini sungguh ironis membuat kami sebagai kontraktor lokal kehilangan pekerjaan, hal yang sama juga disampaikan oleh anggota Pakar yang bernama Roy dan Mukti, kami kontraktor lokal juga setiap tahun membayar pajak kepada pemerintah kenapa pihak pemerintah terutama ULP mendiskriminasi , sepertinya ada kesengajaan untuk memboikot kontraktor pribumi dan kami berharap pemerintah agar lebih arif menyikapi masalah ini, kalau tidak kami akan turun aksi lagi ucapnya lagi.

H. Darip berharap kedepan pemerintah untuk lebih memperhatikan kontraktor lokal,” kami juga tidak menutup kontraktor luar Bekasi mencari nafkah disini tapi jangan didominasi oleh mereka kontraktor Jakarta ini ada apa,,? Jangan sampai kami kotraktor lokal punya prasangka yang negatif , ini masalah perut apapun bisa tetjadi , berharap semua SKPD di Pemkab Bekasi dapat membantu kami sebagai kontraktor pribumi tutupnya, (Raga)















