Opini, Religi

Ikhlas Dalam Melaksanakan Perintah Allah SWT

    SelanjutnyaSlogan ‘Maju Sejahtera’ di Tengah Sengkarut Darurat Korupsi Kabupaten Bekasi  Temporatur.com SelanjutnyaGulali Manis Tapi Lebih Manis Mulut Teman Yang Pandai Merangkai Kata Saja” Siti Hajar protes, mengapa suaminya meninggalkan dia, padahal Ismail anaknya yang masih kecil berada di padang pasir yang tdk bertuan. Hajar mengejar Ibrahim, suaminya, dan berteriak ; ” Mengapa engkau tega meninggalkan kami disini, bagaimana kami bisa bertahan hidup ?” Ibrahim terus melangkah meninggalkan keduanya, tanpa menoleh, tanpa memperlihatkan air matanya yang jatuh meleleh. Remuk redam perasaannya terjepit antara pengabdian dan pembiaran. Hajar masih terus mengejar sambil terus menggendong Ismail, Kali ini dia setengah menjerit, dan jeritannya menembus langit, “Apakah ini Perintah Tuhanmu ?” Kali ini Ibrahim, sang Khalilullah, berhenti melangkah ….. Dunia seolah berhenti berputar, sedangkan Malaikat yang menyaksikan peristiwa itu pun turut terdiam menanti jawaban Ibrahim. Butir pasir seolah terpaku kaku, angin seolah berhenti mendesir, pertanyaan atau lebih tepatnya gugatan Hajar membuat semuanya terpaku. […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.