Reses DPRD Lahat Janji Kawal Usulan Warga Pajar Bulan Hingga Realisasi
Jajaran legislatif Kabupaten Lahat terus memperkuat komitmen dalam membangun daerah pemilihan (Dapil) 6.
Lima anggota DPRD Kabupaten Lahat menggelar Reses Tahap 2 Tahun Sidang 2026 yang digelar di Kantor Camat Pajar Bulan pada Kamis (9/4/2026).
Momen ini menjadi ruang bagi warga dari empat kecamatan yang meliputi Dapil 6 yakni Pajar Bulan, Muara Payang, Jarai, dan Suka Merindu untuk menyuarakan langsung kebutuhan prioritas mereka kepada wakil rakyat.
Acara Rases tersebut dihadiri langsung lima legislator dari Dapil 6 diantaranya; Elpan Nopriandi (PKB), Harlin Kurniawan (Partai Nasdem), M. Hendri (PAN), Felgah Agnes Chandra (PDI Perjuangan), dan Zarkasih Komarudin (Partai Demokrat). Pertemuan ini juga dihadiri oleh Camat Pajar Bulan, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, aspirasi yang diserap mengerucut pada empat pilar krusial yaitu peningkatan infrastruktur, penguatan pendidikan, optimalisasi layanan kesehatan, serta kemajuan sektor pertanian yang merupakan urat nadi ekonomi lokal.
Harlin Kurniawan, anggota dewan dari Fraksi Partai Nasdem, menegaskan bahwa hasil reses ini akan dikawal ketat agar masuk dalam skema realisasi anggaran tahun 2026.
“Kami berkomitmen menjadikan hasil reses ini sebagai dasar kebijakan pembangunan.
Targetnya jelas, Pajar Bulan harus bertransformasi menjadi wilayah yang unggul dan maju,” tegas Harlin.
Optimisme senada disampaikan oleh Felgah Agnes Chandra dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia memproyeksikan Pajar Bulan sebagai kecamatan percontohan di Kabupaten Lahat melalui sinergi antara pemerintah desa dan legislatif.“Dengan pengawalan anggaran yang fokus pada kesejahteraan, kita ingin Pajar Bulan jadi role model. Mulai dari akses jalan yang mulus hingga layanan publik prima, itulah yang ingin kita wujudkan bersama,” aspirasi dari masyarakat ini akan di bawa dan dapat direalisasikan oleh Pemkab Lahat,
terang Felgah.
“Melalui langkah nyata ini, diharapkan dampak pembangunan tidak lagi hanya di atas kertas, melainkan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas di Kabupaten Lahat, tutupnya.
(Andi)















