Miris! Tumpukan Sampah di Sungai Srengseng Hilir Mengular Bak “Jalan Tol”, Petani dan Warga Terancam
KABUPATEN BEKASI – Temporatur.com
Pemandangan memprihatinkan terlihat di aliran Sungai Srengseng Hilir, Kabupaten Bekasi. Aliran sungai yang seharusnya menjadi urat nadi pengairan sawah, kini tertutup rapat oleh tumpukan sampah yang sangat padat hingga menyerupai ruas jalan tol.
Kondisi ini terpantau di Kp. Galian RT 010 RW 009, yang berbatasan langsung dengan Desa Sukakerta, tepatnya di depan jembatan Masjid Nurul Iman.
Berdasarkan pantauan di lokasi,pada Kamis 13 /10/2026 sampah didominasi oleh limbah rumah tangga dan plastik yang sudah mengendap dalam waktu cukup lama.
Ancam Ketahanan Pangan dan Kesehatan
Warga sekitar mulai mengeluhkan dampak buruk dari terbengkalainya sungai tersebut.
Pasalnya, Sungai Srengseng Hilir merupakan sumber air utama untuk memasok areal persawahan di wilayah tersebut. Jika terus dibiarkan, aliran air yang tersumbat dikhawatirkan akan memicu gagal panen bagi para petani lokal.
Tak hanya berdampak pada sektor pertanian, tumpukan sampah ini juga mengeluarkan aroma busuk yang sangat menyengat. Warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai kini mulai mencemaskan kondisi kesehatan mereka akibat terus-menerus menghirup bau tidak sedap.
“Sampah ini sudah lama sekali menumpuk di sini. Selain baunya yang mengganggu pernapasan, kami khawatir ini jadi sumber penyakit kalau tidak segera diangkut,” ujar salah satu informasi yang dihimpun dari warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya tindakan tegas dan cepat dari dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, untuk segera menerjunkan alat berat guna menormalisasi aliran sungai sebelum dampak yang ditimbulkan semakin parah.
(M2)















