Kamis, 27 Agu 2026
light_mode

Warga Kabupaten Bekasi Protes Penggusuran Bangli, Robek Surat Pemberitahuan Didepan Petugas Satpol PP

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Kabupaten Bekasi Protes Penggusuran Bangli, Robek Surat Pemberitahuan Didepan Petugas Satpol PP

Bekasi,  – Temporatur.com

Sejumlah warga Kabupaten Bekasi yang memiliki dan tinggal di bangunan liar (Bangli) memprotes kebijakan penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Aksi protes tersebut ditandai dengan penolakan warga terhadap surat peringatan penggusuran hingga merobek surat pemberitahuan yang diterima yang diserahkankan oleh petugas  Satpol PP.

Viral di media sosial salah seorang warga, yang mengaku memiliki Surat Hak Milik (SHM) atas lahan tempat bangli tersebut berdiri, merasa keberatan dengan langkah Satpol PP yang meminta pembuktian kepemilikan SHM. Namun, ketika diminta untuk menunjukkan dokumen tersebut, warga tersebut tidak dapat memberikan bukti seperti yang diucapkan.

Kondisi tersebut memicu emosi warga. Mereka mengungkapkan rasa kesal dan marah atas kebijakan penggusuran yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Salah seorang warga bahkan nekat merobek surat peringatan pemberitahuan penggusuran sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan tersebut.

Pihak Satpol PP Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa langkah penggusuran dilakukan untuk menegakkan peraturan daerah terkait bangunan liar yang berdiri di atas lahan tidak sesuai peruntukannya. “Kami hanya menjalankan tugas sesuai prosedur. Jika ada bukti kepemilikan yang sah, kami siap melakukan verifikasi lebih lanjut,” ujar salah satu petugas Satpol PP yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, warga meminta agar pemerintah memberikan solusi yang lebih bijak dan manusiawi, terutama bagi warga yang selama ini menggantungkan hidup di lokasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, dialog antara warga dan pemerintah masih berlangsung untuk mencari solusi terbaik terkait masalah ini.

(ER~Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less