SMKN I Kalianget Menggelar Kegiatan Ramadhan Poin 1446 H. Ini kata Plt. Kepsek, Drs. Sirajum Munir, M.Pd
Plt. Kepala sekolah SMKN 1 Kalianget, Drs. Sirajum Munir, M.Pd, mengaku sangat antusias mengisi hari-hari Ramadhan 1446 H bersama para stachokder di lingkungan sekolah.
Meski sebagai Pelaksana Tekhnis (Plt) di Lembaga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Kalianget, pihaknya merasa memiliki tanggungjawab besar terhadap lembaga pendidikan, apalagi sudah diamanahi beban dan tanggungjawab.
Hal tersebut disampaikan Kepsek, sejak dikonfirmasi media, prihal kegiatan ramadhan di sekolah kejuruan tersebut, pada hari Rabu tanggal 19 Maret 2025
Pria yang akrab disapa Munir itu, ternyata memiliki leadership yang mumpuni di sebuah lembaga pendidikan, hal ini terlihat pada potensi pengembangan kegiatan belajar mengajar (KBM) di lembaga yang dibina.
Menurut Munir, kegiatan belajar mengajar (KBM) perlu ditangani serius oleh tenaga pendidik, karena melihat minimnya kaderisasi pejuang pendidikan. Maka, kata dia, moment-momen spesial Ramadhan 1446 H. dijadikan ajang untuk berbagi dan peduli. Jelasnya
Selain untuk menambah wawasan keilmuan dan legalitas sosial kebersamaan yang terus ditingkatkan demi pencapaian makna Ramadhan yang sebenarnya, lembaga SMKN I Kalianget harus memiliki integritas tinggi dalam membangun dan mewujudkan pendidikan bermartabat. Ungkapnya
Ia juga menjelaskan, kegiatan siswa-siswinya dalam mengisi kegiatan Ramadhan di sekolah SMKN I Kalianget dengan program bernuansa religius dan tetap menjunjung tinggi norma agama Islam yang benar.
Makanya, sambung dia, di momen-momen tertentu saya memberikan dorprize kepada siswa untuk melanjutkan potongan ayat pendek yang saya bacakan untuk kemudian dilanjutkan, dan bagi siswa yang bisa melanjutkan saya kasih bingkisan atau hadiah.
Alhamdulillah, sambungnya, siswa terlihat sangat antusias dan termotivasi, baik dalam belajar dan berkegiatan lainnya, seperti, kegiatan sosial di Bulan yang penuh berkah.
” Ternyata belajar itu juga diperlukan semacam refteshing yang menyenangkan, jadi edukatif bersifat instruktif, inovatif dan rekreatif ”
Jadi, kegiatan Ramadhan Poin bagi siswa-siswi itu dijadikan ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan saling menasihati dalam kebenaran untuk mencapai kesabaran,”pungkasnya.
(faisal)














