Temporatur.com

Menyibak Fakta Terpercaya

Terkait Rekruitment PPK ,PPS dan Harmonisasi Regulasi  Profesionalisme KPUD Kota Cimahi  Dipertanyakan ??

Terkait Rekruitment PPK ,PPS dan Harmonisasi Regulasi  Profesionalisme KPUD Kota Cimahi  Dipertanyakan ??

Cimabi – Jabar || Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Cimahi dicecar banyak pertanyaan ketika menerima audiensi dengan Forum Ormas LSM Kota Cimahi yang dimotori oleh Nurdin Hidayat sebagai Kordinator Forum Ormas dan LSM dan beberapa unsur pengurus. Pada hari Selasa 28 Mei 2024 di Gedung KPUD Kota Cimahi Jalan Pesantren TTUC no. 108.
Agenda pertemuan semula dijadwalkan jam 11.00 wib baru bisa diterima pada jam 13.15 dengan alasan ketua dan komisioner ada jadwal mendadak menghadiri sidang Di Bawaslu Kota Cimahi. Nyaris saja seluruh perwakilan Forum Ormas/LSM akan meninggalkan lokasi karena tidak ada kepastian dari pihak KPU terkait jadwal .”Padahal, agenda audiensi ini sudah dikomunikasikan jauh-jauh hari” Ucap Dicky. Salah unsur wakil ketua di Forum Ormas.

Setelah berkomunikasi dengan salah satu jajaran KPU akhirnya perwakilan Pengurus Forum di Terima oleh Sekertatis KPU dan dipersilahkan untuk masuk ke ruangan rapat. “Kita ngobrol ringan saja dulu sambil menunggu Ketua KPU dan Anggota Komisioner. Karena jujur saya tidak mengetahui hari ini ada agenda audiensi” Tutur sekertaris KPU Charlyasi Siadari. Selang beberapa lama hadir Ketua KPU kota Cimahi Anzhar Ishal Afryand, Komisioner Emsidelva, La Media Komisioner, Yosi (Komisioner), , Charlyasi M. Siadari (Sekretaris KPU Kota Cimahi). Dan Komisioner bagian Hukum.

“Pertemuan dengan KPUD Kota Cimahi memperlihatkan ketidaksiapan jajaran Ketua dan komisioner KPU dalam tata kelola penyelenggaraan Pilwakot Kota Cimahi. Kita digiring kepada mekanisme normatif, A
Padahal nyata didepan mata kita banyak terjadi kesalahan prosedur pelaksanaan sehingga perbuatan itu kita anggap sebagai tindakan tidak profesional dan menyalahi aturan”. Menurut Ade Irwan Wk II Forum Ormas.
“Sistem penganggaran yg tidak singkron dengan regulasi KPU propinsi dan Pusat menandakan lemahnya komunikasi dan koordinasi” Tambahnya.
Juga disinggung oleh Ade Bagaimana dengan APBD Kota Cimahi yg sudah diketok palu oleh DPRD Kota Cimahi sebesar 35.7 Milyar dah sudah dicairkan sebesar 40℅ dana hibah APBD melalui Kesbangpol Kota Cimahi. Kalo semua kegiatan dan logistik ditake over oleh KPU Propinsi dan KPU pusat.
Hal yang sama dipertanyakan oleh Ketua Umum DPP Cobra Deddy Supriadi. Deddy mengatakan kita mempunyai semangat dan komitmen yang sama agar kontestasi Pilwakot berjalan lancar, jujur dan adil sehingga bisa melahirkan pemimpin yg amanah dan berkualitas.
Nada serupa disampaikan oleh Sekertatis Forum Sri Wahyudi bahwa regulasi penganggaran tumpang tindih, Sri Wahyudi berpesan agar KPU Cimahi bijaksana menggunakan anggaran agar efektif dan efisien.

Dalam sesi wawancara dengan awak media Ketua KPU Anzhar mengatakan bentuk inilah sinergitas KPU dengan Forum Ormas LSM Kota Cimahi merupakan langkah awal untuk mensukseskan pilkada di kota Cimahi.
“Terkait adanya pelatikan PPK dan PPS merupakan hasil dari tahapan-tahapan dan sesuai dengan dengan Prosedur PKPU, ungkap Anzhar. Anzhar pun berharap dalam pilkada nanti mudah-mudahan sukses dan kami bisa bersama-sama berkontribusi untuk suksesnya pilkada di kota Cimahi.
Harapan itu disampaikan juga oleh Kordinator Forum Nurdin Hidayat, “Kami berharap KPU Kota Cimahi dalam mengahadapi pilkada nanti lebih baik lagi dan tidak membeda-bedakan dan KPU harus jujur dan adil profesional dalam menjalankan tugasnya” Ucapnya

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *