Temporatur.com

Menyibak Fakta Terpercaya

Bekasi Menuju Pilkada 2024: Harapan dan Tantangan bagi Putra-Putri Daerah

Bekasi Menuju Pilkada 2024: Harapan dan Tantangan bagi Putra-Putri Daerah

Bekasi || Temporatur.com

Diskusi hangat di Group WhatsApp “WARGA BEKASI MAHADAYA” mengenai masa depan kepemimpinan di Kabupaten Bekasi terus bergulir di kalangan masyarakat dan tokoh-tokoh di kabupaten. Berbagai pandangan mengenai pentingnya memilih pemimpin dari putra-putri daerah yang memiliki kapabilitas dan integritas tinggi menjadi sorotan utama.

Hk. Damin SADA, tokoh Bekasi, menyatakan harapannya agar Bekasi dipimpin oleh putra-putri terbaik daerah. “Kita masih terus berharap putra-putri Bekasi memimpin Bekasi. Yang pasti putra-putri terbaik, mumpuni, peduli Bekasi, bukan asal karena anak sultan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa calon pemimpin sebaiknya memiliki jejak digital yang baik dan pengalaman kepemimpinan sebelumnya.

Gunawan, ketua umum Sniper, mengatakan pemimpin siapapun orangnya berasal dari mana yang penting memiliki komitmen yang jelas dan integritas yang tinggi. “Momennya ada di Pilkada Kab Bekasi 2024 dengan memilih calon pemimpin yang berbuat untuk kemajuan kabupaten Bekasi, dengan bermodal integritas dan kapabelitas,” katanya. Ia juga menyoroti bahwa sebaiknya memilih pemimpin itu tidak hanya berdasarkan unsur primordialisme, yang ia anggap bisa memicu gap antar daerah dan menghambat persatuan.

*”Memilih pemimpin berdasarkan kinerja dan rekam jejak jauh lebih penting dibandingkan berdasarkan unsur primordialisme,”* tegas Gunawan.

Sudarisman dari Group Tokoh Bekasi menekankan tiga kriteria utama untuk calon pemimpin: perencanaan, koordinasi, dan tim kerja. Menurutnya, calon pemimpin harus unggul dalam ketiga aspek ini agar dapat membawa Bekasi ke arah yang lebih baik. Ia juga menekankan pentingnya kapabilitas calon, garis partai, dan hubungan emosional dalam menentukan pemimpin yang terbaik.

Meskipun demikian, perdebatan tentang primordialisme dalam politik tidak bisa dihindari. Hk. Damin SADA menekankan bahwa primordialisme penting untuk menunjukkan jati diri sebagai orang Bekasi. “Primordialisme itu juga penting untuk menunjukkan jati diri kita sebagai orang Bekasi,” tegasnya. Namun, Gunawan tetap berpendapat bahwa kinerja dan rekam jejak lebih penting daripada unsur primordialisme.

Sebagai penutup diskusi, Gunawan menyatakan betapa pentingnya dialog dan pertukaran pendapat dalam menentukan masa depan Kabupaten Bekasi. Masyarakat berharap bahwa pemimpin yang terpilih nanti dapat membawa kemajuan yang signifikan dan mengatasi berbagai tantangan yang ada. Pilkada 2024 menjadi momen penting bagi Bekasi untuk memilih pemimpin yang tidak hanya berasal dari daerah, tetapi juga memiliki visi, integritas, dan komitmen yang jelas untuk kemajuan bersama.

(Erwin/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *