Temporatur.com

Menyibak Fakta Terpercaya

Terkait Akses Jalan Batu Bara Didalam Desa Saka Jaya Kesepakatan dengan Masyarakat Pihak PT RMK Sengaja Mengulur Waktu ?

Advertisements
63 / 100

Terkait Akses Jalan Batu Bara Didalam Desa Saka Jaya Kesepakatan dengan Masyarakat Pihak PT RMK Sengaja Mengulur Waktu ?

Muara Enim || Temporatur.com

Advertisements

Muara Enim, Mengenai tuntutan warga adanya Jalan Hauling Batu Bara PT. RMK di dalam desa Saka Jaya kecamatan Muara Enim Kabuapaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan kembali menjadi sorotan publik dan menimbulkan kekecewaan warga setempat.

Pasalnya pada hari Rabu ini, ( 10/07/2024), pihak PT RMK menunda pertemuan dengan warga, sebelumnya hal tersebut sudah disepakati dalam pertemuan yang digelar pada hari Rabu tanggal 3 Juli 2024.

Alasan penundaan pertemuan dengan pihak warga pihak PT. RMK beralasan adanya meeting diskusi kecil perusahaan untuk mengkaji tuntutan masyarakat terkait jalan hauling di dalam desa Saka Jaya, kata Rizal Tri hardianto salah satu perwakilan dari PT.RMK.

“Diskusi kecil bae bang belum ada keputsan full 100%” ujarnya.

Salah satu warga desa Saka Jaya mengungkapkan bahwa
sebelumnya,masyarakat dengan pihak PT. RMK telah mengadakan musawarah desa dengan penyampaian tuntutan masyarakat seminggu yang lalu tepatnnya ditanggal 03/07/2024 yang dilaksanakan di Balai desa Saka jaya, ujarnya

” Kok pihak PT.RMK malah beralasan ada meeteng diskusi kecil padahal sudah satu minggu yang lalu kami para warga sudah menyampaikan tuntutan kami, sepertinya pihak PT RMK sengaja mengulur- ngulur waktu, seperti tidak sigap dalam menyelesaikan persoalan dengan warga, padahal persoalan ini sudah lama, ada apa dengan penundaan pertemuan ini?” lontar warga.

Dari pantauan media Temporatur.com, yang mengawal persoalan tersebut memperoleh informasi bahwa pihak PT.RMK sepakat dengan masyarakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan terkait aggrement dari Pihak PT.RMK terkait dengan rencananya akan di laksanakan di 7 hari.

Sementara itu, Aktivis Anti Korupsi. Jawir, Deputi MAKI Muara Enim juga turut menambahkan statment terkait hak-hak masyarakat yang disebutnya perlu untuk direalisasikan dan dipenuhi.

“Rakyat adalah kedaulatan tertinggi dalam prinsip negara demokrasi, untuk hal ini masyarakat setempat mengharapkan bahwa opsi tuntutan yang mereka suarakan kepada Pihak PT. RMK dapat dipenuhi dengan azas saling menguntungkan serta tak ada yang dirugikan satu sama lain.” tegasnya.****

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup